MAKKAH — Wakil Ketua DPR Sari Yuliati melakukan inspeksi mendadak ke pemondokan jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Makkah, Arab Saudi, Minggu (24/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 2026 serta memastikan pelayanan terhadap jemaah berjalan optimal.
Dalam pertemuan dengan jemaah asal Lombok dan Mataram, Sari mengaku tidak menemukan banyak keluhan berarti. Satu catatan yang menonjol justru soal variasi menu makanan yang disajikan di hotel.
“Alhamdulillah, untuk kloter yang ada di sana keluhannya tidak terlalu banyak, paling terkait variasi menu makanan,” ujar Sari dalam keterangannya.
Selain menu, para jemaah juga menyampaikan harapan agar kesejahteraan petugas haji mendapat perhatian lebih. Menurut mereka, petugas yang sejahtera akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada jemaah.
Sari menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan dibawa ke forum resmi. “Setelah ini kami akan rapat dengan Amirul Haji dan Kementerian Haji untuk mengumpulkan seluruh aspirasi dari para jemaah agar bisa dibahas bersama dan dicarikan solusi terbaik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, politikus asal NTB ini mengingatkan semua pihak untuk menjaga amanah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia menekankan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan keikhlasan jemaah yang tengah beribadah.
“Ketika para jemaah ikhlas dalam beribadah, maka keikhlasan itu tidak boleh dimanfaatkan dengan tidak memperhatikan kesejahteraan dan kelayakan para jemaah dalam beribadah,” tegasnya.
Sari tidak hanya menyerap aspirasi. Ia juga memberikan booster semangat berupa buah-buahan dan uang saku kepada jemaah asal Lombok dan Mataram. Pemberian itu sebagai bentuk perhatian dan dukungan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan rangkaian rukun haji dengan lancar, khusyuk, dan dalam keadaan sehat walafiat hingga kembali ke Tanah Air.
“Yang kita harapkan adalah para jemaah bisa beribadah dengan sehat walafiat sehingga dapat menjalankan seluruh rukun haji dengan baik. Semoga ibadah seluruh jemaah Indonesia diterima Allah SWT, menjadi haji yang makbul, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang satu apa pun,” pungkasnya.