Dubes Kazakhstan Serzhan Abdykarimov Jajaki Investasi Peternakan dan Pendidikan di NTB, Siapkan Nota Kesepahaman

Penulis: Zaki Mubarak  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 10:46:26 WIB
Dubes Kazakhstan Serzhan Abdykarimov bertemu Gubernur NTB untuk membahas kerja sama investasi dan pendidikan.

MATARAM — Kazakhstan tidak hanya datang sebagai tamu, tetapi membawa peta jalan kerja sama konkret untuk Nusa Tenggara Barat. Dubes Serzhan Abdykarimov mengusulkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi NTB dengan wilayah industri Karaganda, kawasan yang dikenal kuat di sektor pembangunan, sains, dan pendidikan di Kazakhstan.

Pendidikan: Universitas Mataram dan Karaganda University Jalin Riset

Salah satu poin utama yang dibahas adalah kerja sama antara Universitas Mataram (Unram) dengan Karaganda National Research University. “Kami ingin investasi yang lebih kuat, perjanjian, hubungan pendidikan. Kami juga berbicara tentang kooperasi antara Universitas Mataram dan Karaganda National Research University,” ujar Abdykarimov kepada wartawan di Mataram.

Ia menilai potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Lombok serta Sumbawa sangat cocok dengan kebutuhan Kazakhstan. Menurutnya, sektor peternakan, pariwisata, dan pendidikan di NTB memiliki kesamaan dengan karakter pengembangan industri di negara asalnya.

Kuda dan Susu Kuda: Sumbawa Jadi Target Berikutnya

Abdykarimov mengungkapkan bahwa ia akan segera bertolak ke Sumbawa untuk meninjau langsung pengembangan peternakan kuda dan produksi susu kuda. “Karaganda juga berkembang dalam teknologi ini,” katanya, menegaskan bahwa NTB bukan sekadar lokasi kunjungan seremonial, melainkan mitra strategis yang potensial.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, Dubes juga mengusulkan pembukaan konsulat kehormatan Kazakhstan di Kota Mataram. “Untuk membantu memperkuat hubungan ekonomi, budaya, dan hubungan penggunaan antara universitas,” jelasnya.

Harapan Dubes: Kunjungan Kedua yang Lebih Dalam

Ini merupakan kunjungan kedua Abdykarimov ke Lombok. “Saya cinta Nusa Tenggara Barat,” pungkasnya. Ia berharap pola kerja sama bilateral yang dirintis kali ini bisa membuahkan hasil nyata, terutama di bidang industri, pembangunan, dan pertukaran budaya.

Pemerintah Provinsi NTB sendiri belum merilis pernyataan resmi terkait tindak lanjut usulan tersebut. Namun, langkah Kazakhstan yang langsung menyasar sektor riil seperti peternakan dan riset pendidikan dinilai sebagai sinyal positif bagi iklim investasi di wilayah timur Indonesia.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: kabarberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top