Pencarian

Parade Budaya dan Tradisi Begibung Meriahkan HUT ke-18 Lombok Utara, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Selasa, 21 Juli 2026 • 21:36:01 WIB
Parade Budaya dan Tradisi Begibung Meriahkan HUT ke-18 Lombok Utara, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Ribuan warga dari 43 desa di lima kecamatan memadati area perayaan HUT ke-18 Kabupaten Lombok Utara.

LOMBOK UTARA — Antusiasme warga melampaui ekspektasi panitia perayaan HUT ke-18 Kabupaten Lombok Utara. Konsep peringatan yang mengedepankan nilai budaya lokal ini berhasil menyedot partisipasi massif dari seluruh desa di wilayah tersebut.

Ketua Panitia HUT ke-18 KLU yang juga Asisten I Setda KLU, H. Rusdi, mengungkapkan bahwa target awal setiap desa hanya diminta mengirimkan 50 peserta. Namun, kenyataan di lapangan jauh berbeda. Banyak desa yang datang dengan jumlah peserta mencapai 80 hingga lebih dari 100 orang.

"Semua 43 desa dari lima kecamatan ikut berpartisipasi. Bahkan masyarakat datang dengan kesadaran sendiri tanpa dikomandoi. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa," ujarnya.

Apresiasi Wagub NTB: Budaya Lokal Jadi Ciri Khas

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, yang hadir langsung dalam puncak acara, memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, perayaan HUT di Lombok Utara memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan daerah lain di Nusa Tenggara Barat.

"Kita melihat upacara syukuran yang berbeda seperti yang dilaksanakan kabupaten/kota yang lain. Kita melihat budaya lebih dikedepankan dalam perayaan di Lombok Utara ini. Kita dorong bersama, kita berikan semangat agar Lombok Utara bisa lebih maju lagi," kata Indah dalam sambutannya.

PR Kemiskinan dan Stunting Masih Jadi Tantangan

Meski mengapresiasi kemeriahan acara, Wagub Indah juga mengingatkan bahwa pembangunan di Lombok Utara masih menyisakan pekerjaan rumah. Persoalan kemiskinan dan stunting dinilai masih perlu menjadi fokus utama pemerintah daerah.

"Alhamdulillah sudah cukup bagus. Memang kalau dari angka kemiskinan dan stunting, Pak Bupati dan Pak Wakil harus terus berupaya. Ini adalah PR kita bersama. Tapi saya yakin dengan potensi yang dimiliki Lombok Utara, mereka akan bisa segera beranjak dari posisi itu," tegasnya.

Capaian Pembangunan dan Inovasi Pembiayaan

Di sisi lain, Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, memaparkan sejumlah capaian positif yang telah diraih daerahnya. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari sekitar 43,20 persen menjadi sekitar 20 persen. Selain itu, KLU juga telah keluar dari kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Angka stunting juga mengalami penurunan, diikuti dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Namun, Najmul mengakui bahwa pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi tantangan besar karena keterbatasan anggaran daerah. Hal ini diperparah dengan menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat.

"Untuk mengatasi kondisi ini, kami terus mendorong berbagai inovasi pembiayaan, termasuk melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak," tutupnya.

Rangkaian acara HUT ke-18 KLU sendiri masih akan berlanjut hingga peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Konsep perpaduan parade desa dan parade budaya yang baru pertama kali diterapkan ini akan terus dievaluasi untuk pelaksanaan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.

Bagikan
Sumber: kicknews.today

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks