11 Jamaah Haji Asal NTB Meninggal di Arab Saudi, 12 Lainnya Masih Jalani Perawatan Intensif

Penulis: Uki Damayanti  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:19:31 WIB
Sebelas jamaah haji asal NTB meninggal dunia di Arab Saudi akibat faktor usia dan kelelahan.

MATARAM — Ratusan keluarga di NTB kini menanti kepastian kondisi sanak saudaranya yang belum pulang dari Tanah Suci. Data terbaru dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mencatat 11 jamaah asal provinsi itu telah berpulang. Mereka tersebar di berbagai kota, termasuk Makkah dan Madinah.

Penyebab Kematian: Faktor Usia dan Kelelahan

Penyebab utama kematian didominasi oleh penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan akut. Sebagian besar jamaah yang meninggal berusia di atas 65 tahun dan memiliki riwayat penyakit bawaan. Panas ekstrem yang mencapai 45 derajat Celcius di Makkah memperparah kondisi fisik mereka.

12 Jamaah Masih Dirawat Intensif

Selain korban meninggal, 12 jamaah asal NTB masih terbaring di ruang perawatan KKHI dan rumah sakit rujukan Arab Saudi. Mereka mengalami dehidrasi berat dan kelelahan kronis. Tim medis terus memantau perkembangan kondisi para pasien, terutama mereka yang memiliki komorbid.

Apa Langkah Kemenag NTB?

Kementerian Agama (Kemenag) NTB telah berkoordinasi dengan petugas kloter untuk memastikan proses pemulasaraan jenazah berjalan sesuai syariat. Jenazah akan dimakamkan di Arab Saudi atau dipulangkan ke Indonesia, tergantung permintaan keluarga. “Kami terus berkomunikasi dengan pihak keluarga di NTB untuk memberikan pendampingan,” ujar Kepala Kanwil Kemenag NTB, Fathurrahman, dalam keterangan resmi.

Imbauan untuk Jamaah Lansia

Petugas haji mengimbau jamaah lanjut usia untuk lebih disiplin dalam menjaga kondisi fisik. Minum air putih secara teratur dan menghindari aktivitas di luar jam sibuk menjadi kunci. “Jangan paksakan diri untuk terus beribadah sunah di luar kemampuan,” pesan Fathurrahman.

Jadwal Pemulangan Gelombang Pertama

Pemulangan jamaah haji NTB gelombang pertama dijadwalkan mulai pekan depan. Namun, bagi 12 jamaah yang masih dirawat, kepulangan mereka akan menunggu kondisi dinyatakan stabil oleh dokter. Pihak Kemenag memastikan tidak ada jamaah yang ditinggalkan di Arab Saudi tanpa pendampingan.

Daftar Nama Korban Belum Dirilis

Hingga berita ini diturunkan, Kemenag NTB belum merilis daftar nama jamaah yang meninggal dan dirawat. Pihaknya masih menunggu validasi data dari sistem Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu). Informasi resmi akan disampaikan melalui kantor Kemenag kabupaten/kota masing-masing.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: lombokpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top