PRAYA TENGAH — Dua aspirasi utama mencuat dalam reses yang digelar Hermandi di Lingkungan Jontlak, Kamis (4/6). Warga RT 2 meminta perbaikan jalan kampung melalui program rabat dan pengadaan mesin air untuk kelompok tani setempat.
Hermandi yang duduk di Komisi IV DPRD Lombok Tengah menegaskan bahwa seluruh masukan akan ditampung dan diperjuangkan dalam rapat paripurna. Aspirasi itu nantinya akan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran DPRD sebelum dibahas bersama pihak eksekutif.
Dalam diskusi santai yang berlangsung penuh keakraban, warga secara terbuka menyampaikan keluhan mereka. "Rabat jalan kampung, sama mesin air kelompok tani. Masyarakat satu kampung (masyarakat RT 2 Lingkungan Jontlak) sedang butuh yang ini, mereka sepakat untuk diusulkan dulu," ujar Hermandi, Sabtu (6/6).
Kondisi infrastruktur jalan lingkungan menjadi perhatian utama. Selain itu, persoalan di bidang pertanian juga mendorong warga meminta bantuan mesin air untuk menunjang aktivitas kelompok tani setempat.
Hermandi berkomitmen mengakomodir setiap usulan yang masuk. Ia menyebut bahwa saran dan masukan dari masyarakat akan menjadi pedoman dalam menentukan kebijakan pembangunan. "Tentu saja aspirasi masyarakat lah yang akan menjadi pedoman dan sekaligus juga sebagai salah satu dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan sehingga nantinya akan betul-betul dirasakan dan tepat sasaran bagi masyarakat, meskipun nanti akan disesuaikan dengan kemampuan daerah," jelasnya.
Reses ini merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk menjaring aspirasi di daerah pemilihannya. Untuk Hermandi, dapil yang diwakilinya meliputi Kecamatan Praya dan Kecamatan Praya Tengah.
Seluruh masukan dari warga Jontlak akan menjadi catatan penting bagi Hermandi. Ia akan menyampaikannya dalam rapat paripurna agar dapat dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran DPRD Lombok Tengah. Proses selanjutnya adalah pembahasan bersama pihak eksekutif untuk menyesuaikan dengan kemampuan daerah.
Dengan adanya reses ini, diharapkan pelaksanaan program pembangunan dapat lebih optimal dan tepat sasaran, khususnya di wilayah Lombok Tengah bagian barat.