LOMBOK TIMUR — Sekretaris KONI Lombok Timur, Lalu Husnul Hakim, secara resmi melepas kontingen atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Timur yang akan bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) NTB 2026. Acara pelepasan berlangsung di Sekretariat PWI Lotim, Selasa lalu.
Pelepasan ini menjadi sinyal keseriusan PWI Lotim dalam menyongsong Porwada NTB 2026. Sekretaris KONI Lotim menyampaikan dukungan penuh kepada para atlet wartawan untuk bisa mengharumkan nama Lombok Timur di kancah provinsi.
“Kami berharap para atlet PWI Lotim bisa berlatih maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi di Porwada nanti akan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Lalu Husnul Hakim saat memberi sambutan.
Kontingen PWI Lombok Timur akan mengikuti beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan di Porwada NTB 2026. Cabang olahraga tersebut antara lain tenis meja, bulu tangkis, catur, dan e-sport. Setiap cabang diisi oleh atlet yang merupakan wartawan aktif di wilayah Lombok Timur.
Ketua PWI Lombok Timur, Saparudin, menyebut bahwa persiapan atlet sudah berjalan sejak beberapa bulan terakhir. Latihan rutin digelar di berbagai tempat, termasuk GOR dan arena latihan yang difasilitasi KONI Lotim.
Porwada NTB merupakan even olahraga yang digelar khusus untuk wartawan se-Nusa Tenggara Barat. Ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarjurnalis dari berbagai daerah. Porwada NTB 2026 rencananya akan digelar di Kota Mataram pada pertengahan tahun depan.
“Selain berkompetisi, kami juga ingin membangun solidaritas. Wartawan harus sehat dan bugar agar bisa bekerja optimal,” tambah Saparudin.
Setelah resmi dilepas, kontingen PWI Lotim akan mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) bersama atlet dari kabupaten/kota lain. Pemkab Lombok Timur melalui KONI juga berjanji akan memberikan dukungan logistik dan akomodasi selama persiapan dan pelaksanaan Porwada.
Para atlet dijadwalkan mulai berlatih intensif mulai pekan depan dengan jadwal yang sudah disusun oleh tim pelatih. Target utama: membawa pulang medali emas untuk Lombok Timur.