Ratusan Pemuda Adat dari Seluruh Indonesia Akan Berkumpul di Lombok Timur untuk Jamnas V BPAN, Agenda Strategis hingga Pemilihan Ketua Umum

Penulis: Zaki Mubarak  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47:02 WIB
Ratusan pemuda adat dari seluruh Indonesia berkumpul di Lombok Timur untuk Jambore Nasional V BPAN.

LOMBOK TIMUR — Jambore Nasional (Jamnas) V Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) akan menjadi ajang konsolidasi sekaligus forum perumusan arah gerakan pemuda adat lima tahun ke depan. Kegiatan yang mengusung tema “Pemuda Adat Pulihkan Kedaulatan Masyarakat Adat untuk Menjaga Identitas dan Tangguh Menghadapi Krisis” ini dijadwalkan berlangsung di Wilayah Adat Limbungan dan Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur.

Ketua AMAN Lombok Timur, Sayadi, mengatakan pemilihan lokasi bukan tanpa alasan. Menurut dia, Wilayah Adat Limbungan dan Perigi memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, serta eksistensi masyarakat adatnya masih terjaga hingga kini. “Perigi dan Limbungan merupakan komunitas masyarakat adat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), sehingga dinilai sangat representatif menjadi tuan rumah,” kata Sayadi.

Lima Hari Diskusi dan Konsolidasi Organisasi

Selama lima hari pelaksanaan, peserta tidak hanya akan mengikuti diskusi soal perlindungan hak-hak masyarakat adat, penguatan kemandirian ekonomi, hingga gerakan pulang kampung. Jamnas V BPAN juga menjadi momentum pemilihan ketua umum organisasi untuk periode berikutnya.

Sejumlah agenda telah disiapkan panitia, termasuk sarasehan yang menghadirkan Sekretaris Jenderal AMAN sebagai salah satu pembicara. Forum ini diharapkan menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus menyamakan persepsi tentang tantangan yang dihadapi pemuda adat di tengah tekanan modernisasi dan krisis iklim.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah

Panitia telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ketua Umum BPAN, Hero Aprilia, mengatakan pembahasan mencakup kesiapan infrastruktur, pengamanan, pelayanan kesehatan, hingga dukungan operasional selama kegiatan berlangsung.

“Kami membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara maksimal,” ujar Hero. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya mendukung penuh, karena kegiatan ini dinilai dapat menjadi sarana promosi budaya sekaligus memperkenalkan potensi Lombok Timur kepada peserta dari berbagai daerah.

Gotong Royong Warga dan Semangat Pemuda Adat

Menjelang pembukaan jambore, suasana gotong royong terlihat di Wilayah Adat Limbungan dan Perigi. Para pemuda adat bersama masyarakat setempat terus mempersiapkan lokasi untuk menyambut kedatangan peserta dari seluruh Nusantara.

Salah seorang pemuda adat Limbungan, Ratnijah, mengaku bangga wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah. “Kami bersyukur dipercayai sebagai tuan rumah dan ini menambah semangat kami untuk terus bergerak melindungi wilayah adat serta berupaya memperkuat kemandirian ekonomi pemuda adat,” kata Ratnijah. Ia berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga ruang belajar dan memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat adat Lombok Timur yang masih lestari.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: ampenannews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top