MATARAM — Lari sejauh 6,2 kilometer menjadi kegiatan utama dalam RIMO RUN 2026 yang digelar Bank NTB Syariah. Acara dibuka oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, didampingi jajaran komisaris, direksi, dan Dewan Pengawas Syariah perusahaan.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyebut kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga. "RIMO RUN menjadi simbol semangat Bank NTB Syariah untuk terus bergerak maju, bertransformasi, dan hadir semakin dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Di tengah kemeriahan lari, Bank NTB Syariah memperkenalkan Rinjani Mobile (RIMO) kepada publik. Aplikasi mobile banking ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi digital yang lebih mudah, cepat, dan aman bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat transformasi digital sekaligus mendukung peningkatan literasi transaksi non-tunai di daerah. Melalui RIMO, Bank NTB Syariah berupaya memperluas inklusi keuangan digital di kalangan masyarakat.
HUT ke-62 Bank NTB Syariah mengusung tema “We Are Ready for a Long Journey”. Nazaruddin menjelaskan, tema ini bukan sekadar soal usia perusahaan yang telah mencapai 62 tahun, tetapi juga kesiapan untuk melanjutkan perjalanan panjang dengan arah yang jelas dan optimisme.
Filosofi jalan yang membentang menuju cakrawala mencerminkan transformasi yang terus berlanjut. Matahari terbit melambangkan harapan dan peluang baru, sementara pegunungan menggambarkan keteguhan dalam menjaga amanah dan menghadapi berbagai tantangan.
Ribuan pelari memenuhi rute sepanjang 6,2 kilometer. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan yang berlangsung meriah dengan berbagai hiburan dan doorprize menarik.
Penampilan spesial grup band Amtenar turut menyemarakkan acara. Musik yang energik menjadi pelengkap suasana perayaan, menghadirkan kebersamaan dan kegembiraan bagi seluruh peserta setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan lari.
Ke depan, Bank NTB Syariah berkomitmen terus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Fokus utama meliputi inovasi layanan, transformasi digital, peningkatan kualitas pelayanan, serta kolaborasi strategis dengan pemerintah dan komunitas.
"Melalui momentum HUT ke-62 ini, kami ingin memperkuat kolaborasi, membangun budaya hidup sehat, sekaligus memperkenalkan inovasi layanan digital yang semakin memudahkan kebutuhan transaksi masyarakat," kata Nazaruddin.
Semua langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan “Amanah untuk Berkah Bermakna” bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat.