TALIWANG — Prestasi membanggakan diraih kontingen catur Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat. Hingga Rabu (15/7), Percasi KSB telah mengoleksi tiga medali, menjadikan catur sebagai salah satu cabang penyumbang medali terbanyak bagi kontingen KSB.
Medali tertinggi, yakni emas, diraih oleh tim catur cepat beregu putra. Tim ini diperkuat oleh Edi Supriadi, Iwan Jayadi, Yusmawi, Kushendri, dan Bustanuddin. Mereka harus melalui tujuh babak pertandingan ketat untuk memastikan posisi teratas.
Perjalanan tim menuju emas tidak mudah. Satu-satunya kekalahan dialami saat berhadapan dengan kontingen Lombok Timur. Namun, tim mampu bangkit dan menundukkan lawan-lawan tangguh lainnya, termasuk Kota Bima, Kabupaten Dompu, Lombok Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima, dan Kota Mataram.
Sebelum meraih emas, Percasi KSB terlebih dahulu mengamankan dua medali perunggu. Kedua medali tersebut berasal dari nomor catur kilat beregu putra dan catur kilat perorangan putra. Capaian ini menjadi modal berharga bagi kontingen KSB untuk terus bersaing.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) KSB, Kaharuddin Umar, menyatakan rasa syukur atas raihan tersebut. Menurutnya, hasil ini adalah buah dari latihan intensif dan evaluasi yang dilakukan selama pemusatan latihan daerah (Pelatda).
"Alhamdulillah, sejauh ini kami sudah menyumbangkan satu medali emas dan dua medali perunggu untuk kontingen KSB. Ini menjadi bukti bahwa latihan dan evaluasi yang dilakukan selama Pelatda membuahkan hasil," ujarnya.
Kaharuddin menambahkan, konsistensi para atlet menjadi kunci utama. "Anak-anak tetap konsisten meski sempat kalah. Mereka mampu bangkit dan menyelesaikan pertandingan dengan hasil yang membanggakan," jelasnya.
Meski telah mengoleksi tiga medali, Percasi KSB belum puas. Optimisme masih tinggi untuk menambah pundi-pundi medali dari nomor-nomor yang belum dipertandingkan, seperti catur standar beregu putra, perorangan putra, dan kategori veteran.
Pelatih Catur KSB, Imam Taufik, menilai peluang meraih medali masih terbuka lebar. Ia menyebut sejumlah atlet memiliki pengalaman dan prestasi yang cukup baik, terutama di kategori veteran.
"Kami berharap dukungan dan doa masyarakat Sumbawa Barat, agar atlet-atlet kami kembali mampu mempersembahkan medali pada nomor yang masih dipertandingkan," pungkas Imam Taufik.