MATARAM — Ratusan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di NTB akan mengikuti parade pembukaan PORPROV XII di sepanjang Jalan Pejanggik. Untuk mengakomodasi kegiatan tersebut, pemerintah bersama kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan di kawasan Kantor Gubernur NTB.
Ruas Jalan yang Ditutup dan Titik Pengalihan Arus
Penutupan dilakukan di Jalan Pejanggik, tepatnya dari Simpang Empat Bank Indonesia (BI) hingga Simpang Tiga Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB. Beberapa ruas di sekitar Kantor Gubernur juga terdampak pengaturan arus.
Selama penutupan, kendaraan dialihkan melalui sejumlah jalur alternatif yang tersebar di pusat Kota Mataram. Petugas dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan Satpol PP akan berjaga di titik-titik pengalihan.
Jalur Alternatif yang Bisa Dilewati Pengendara
Pemprov NTB menyiapkan setidaknya 12 ruas jalan alternatif untuk mengurai kepadatan. Pengendara dari arah timur atau barat bisa memanfaatkan Jalan Langko, Jalan Udayana, dan Jalan Caturwarga. Sementara itu, akses dari selatan bisa melalui Jalan Airlangga, Jalan Anggrek, Jalan Mawar, Jalan Melati, dan Jalan Seroja.
Adapun jalur lain yang bisa digunakan adalah Jalan Aipda Karel S. Tuban, Jalan WR. Supratman, Jalan HOS Cokroaminoto, serta Jalan Veteran. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan karena pengalihan bisa berubah situasional.
Imbauan Pemprov: Atur Waktu Perjalanan
Ahsanul Khalik menyampaikan bahwa PORPROV XII merupakan pesta olahraga terbesar di NTB yang mempertemukan atlet-atlet terbaik daerah. Ia meminta pengertian warga yang melintas di kawasan tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan,” ujar Ahsanul Khalik dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).
Ia menambahkan, dukungan warga sangat dibutuhkan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sukses. Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penutupan jalan ini.