Menteri Pendidikan Abdul Muti Imbau Pelajar Lombok Tengah Bijak Bermedsos dan Jangan Begadang Demi Masa Depan

Penulis: Valdi Pratama  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 15:13:01 WIB
Menteri Pendidikan Abdul Muti mengimbau pelajar SMAN 2 Praya, Lombok Tengah, untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak begadang demi masa depan.

LOMBOK TENGAH — Abdul Muti secara khusus meminta para siswa untuk tidak membawa ponsel ke tempat tidur. “Tetap bijak dalam menggunakan media sosial, jaga otak, jangan begadang karena main handphone,” katanya di hadapan ratusan pelajar SMAN 2 Praya.

Mantan Rektor Universitas Ahmad Dahlan itu bahkan memberikan tips praktis: jauhkan ponsel setidaknya satu meter dari tempat tidur. “Sayangi otak untuk masa depan yang gemilang. Jangan jadi manusia kelelawar, jangan begadang,” tegasnya.

Pesan Anti-Narkoba dan Anti-Perundungan

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Muti juga mengajak pelajar menjauhi narkoba dan tidak melakukan perundungan atau bullying. Menurutnya, kebiasaan baik yang dimulai sejak masa sekolah akan menentukan kesuksesan di kemudian hari. “Biasakan melakukan hal yang baik, supaya sukses,” ujarnya.

Ia menilai aktivitas MPLS di SMAN 2 Praya berjalan sesuai ketentuan. Pihaknya pun mendorong semua sekolah untuk memberikan wawasan tentang dampak negatif perundungan dan narkoba sebagai bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.

Sekolah Diminta Perkuat Karakter Siswa

Kepala SMAN 2 Praya Mustanadi mengatakan bahwa MPLS menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter siswa. Pihak sekolah berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar siswa memiliki kompetensi yang baik. “Pengawasan tetap dilakukan untuk mewujudkan sekolah yang ramah,” katanya.

Mustanadi menambahkan, edukasi tentang saling menghargai terus diberikan kepada para pelajar selama masa pengenalan lingkungan sekolah. Hal ini sejalan dengan arahan Mendikdasmen agar seluruh sekolah di Indonesia menjadi tempat yang nyaman bagi peserta didik.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top