Anggota DPRD Lombok Utara Lalu Zaki Kesal Usulan Perbaikan Jalan Akar-Akar Tak Kunjung Diakomodasi, Siapkan Nazar

Penulis: Zaki Mubarak  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 08:40:01 WIB
Anggota DPRD Lombok Utara Lalu Muhammad Zaki menyuarakan kekesalan atas usulan perbaikan jalan di Desa Akar-Akar yang belum diakomodasi Pemkab KLU.

TANJUNG — Kekesalan Lalu Muhammad Zaki memuncak. Anggota DPRD Lombok Utara itu menuntut perhatian serius Pemkab KLU terhadap sejumlah ruas jalan di Desa Akar-Akar yang kondisinya memprihatinkan. Menurutnya, jalan-jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga dan pelajar menuju fasilitas pendidikan.

Jalur Pendidikan Terancam Putus Akses

Zaki merinci sejumlah titik yang belum tersentuh pembangunan, di antaranya jalur Batu Perut–Langkangko, ruas Akar-Akar–Ponggung Timpas–Otak Lendang, hingga akses menuju perbatasan Desa Genggelang. Ironisnya, ruas jalan di wilayah tetangga sudah selesai dikerjakan, namun begitu masuk wilayah Akar-Akar, pembangunan berhenti.

"Yang di atas sudah selesai, tapi begitu masuk wilayah Akar-Akar tidak digarap. Ini yang kami pertanyakan," ujarnya, Senin (27/7).

Ruas jalan tersebut memiliki urgensi tinggi karena menjadi akses utama menuju tiga PAUD, dua SD, satu SMP, dan satu SMA. Setiap hari, jalur itu dilalui pelajar dan warga. "Ini akses menuju sekolah. Harusnya menjadi prioritas karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat," tegasnya.

Alasan Bertahap Dinilai Tidak Masuk Akal

Politikus PDIP itu mengaku sudah beberapa kali menyampaikan usulan perbaikan, baik saat Musrenbang maupun melalui komunikasi langsung dengan pemda dan pemerintah pusat. Namun, alasan yang kerap diterima adalah karena Kecamatan Bayan memiliki ruas jalan yang cukup banyak sehingga penanganannya dilakukan secara bertahap.

Zaki justru menilai kondisi itu seharusnya menjadi dasar agar alokasi program pembangunan di Bayan diperbanyak. "Kalau memang jalan di Bayan lebih banyak daripada kecamatan lain, mestinya program yang diberikan juga lebih besar supaya penyelesaiannya tidak terlalu lama," ujarnya.

Nazar Sebagai Bentuk Keseriusan

Selain mendukung aktivitas pendidikan, Zaki meyakini perbaikan jalan akan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Infrastruktur yang baik, menurutnya, akan memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian sehingga dapat membantu menekan angka kemiskinan.

Ia menegaskan seluruh ruas yang diusulkannya merupakan jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemda KLU. Zaki berharap pemda memberikan perhatian yang sama terhadap seluruh wilayah agar tujuan pemekaran daerah—pemerataan pembangunan—benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusannya, Zaki bahkan menyampaikan nazar. "Kalau jalan Akar-Akar ini sudah selesai semua, saya tidak akan nyalon lagi. Catat itu," tandasnya.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: radarlombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top