Bupati Lombok Timur Temukan Lubang Besar di Jalan Lenek Baru-Korleko, Instruksikan PUPR Langsung Turun Tangan

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:17:31 WIB
Bupati Lombok Timur memeriksa lubang besar di badan jalan Lenek Baru-Korleko, Ahad (9/8/2026).

LOMBOK TIMUR — Lubang dengan diameter cukup besar terlihat menganga di tengah dan sisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Lenek Baru menuju Korleko, Kecamatan Lenek. Sebatang bambu tampak ditancapkan di tengah lubang sebagai penanda agar pengendara tidak terperosok saat melintas di malam hari.

Kondisi itu diketahui langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat melakukan perjalanan dari Lenek Lauk menuju Labuhan Haji pada Ahad (9/8/2026). Ia menghentikan laju kendaraannya dan memeriksa lubang yang berada tepat di badan jalan tersebut.

Instruksi Tegas ke Kadis PUPR

Tanpa menunggu laporan dari bawahannya, Haerul segera menghubungi Kepala Dinas PUPR Lombok Timur. Ia meminta agar jajarannya melakukan pengecekan lebih lanjut dan segera menangani kerusakan jalan yang menjadi akses utama warga menuju Korleko tersebut.

“Pak Kadis, cepat tanggap dan cepat penanganannya,” ujar Haerul dengan tegas saat menjelaskan kondisi jalan yang ditemukannya di lapangan.

Jalan Rusak Jadi Penghambat Ekonomi Masyarakat

Bagi Haerul, persoalan jalan bukan sekadar persoalan kelancaran lalu lintas semata. Infrastruktur jalan yang layak menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, hingga sektor pariwisata.

Kerusakan jalan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai dapat menghambat aktivitas ekonomi warga yang setiap hari melintasi ruas tersebut. Karena itu, bupati menekankan pentingnya penanganan cepat agar mobilitas masyarakat tidak terganggu.

59 Ruas Jalan Masuk Program Pembangunan Tahun Jamak

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur saat ini tengah mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui program pembangunan jalan tahun jamak. Program tersebut mulai dikerjakan sejak akhir 2025 dan ditargetkan rampung hingga 2027.

Secara keseluruhan, terdapat 59 ruas jalan dengan total panjang sekitar 165 kilometer yang masuk dalam program strategis tersebut. Dari jumlah itu, 48 ruas merupakan jalan kabupaten, sementara 11 ruas lainnya masuk dalam penanganan program pembangunan jalan pemerintah daerah.

Temuan lubang besar di Lenek Baru ini menjadi salah satu persoalan infrastruktur yang mendapat perhatian langsung dari bupati. Instruksi untuk segera turun ke lapangan menunjukkan komitmen pemerintah daerah memastikan kerusakan jalan tidak dibiarkan, terutama pada ruas yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: ampenannews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top