NUSA TENGGARA BARAT — Prabowo tidak menoleransi penyalahgunaan anggaran yang diperuntukkan bagi pemenuhan gizi anak sekolah. Dalam pidatonya di hadapan anggota MPR, ia menilai tindakan korupsi pada program MBG telah melampaui batas kemanusiaan karena menyasar kebutuhan dasar anak-anak.
"Saya menilai, mereka yang mau korupsi dari makan untuk anak-anak ini, adalah orang-orang biadab. Ini adalah orang-orang yang tidak pantas, kita hormati. Menurut saya ini sudah sama sekali tidak ada nilai kemanusiaan," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).
Prabowo mengungkapkan fakta yang menjadi dasar urgensi program MBG: satu dari empat anak Indonesia saat ini mengalami stunting. Kondisi ini, menurutnya, menghambat pertumbuhan sel otak, tulang, dan otot anak secara optimal.
"Itulah kenyataan yang kita hadapi. Dan kita laksanakan program MBG ini, untuk mengatasi itu," ujarnya.
Presiden menegaskan dampak jangka panjang stunting sangat serius. Anak yang mengalami kondisi tersebut diprediksi tidak akan mampu bersaing di pasar tenaga kerja, bahkan untuk pekerjaan kasar sekalipun.
"Untuk jadi buruh pelabuhan saja, ia mungkin tidak akan sanggup. Untuk jadi petani saja mungkin dia juga tidak akan sanggup. Kita tidak boleh menerima 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting. Kita tidak boleh menerima itu," imbuh Prabowo.
Meski menyoroti potensi kebocoran anggaran, Prabowo memastikan program andalannya tersebut tetap berjalan. Ia menyebut MBG sebagai investasi pembangunan manusia yang menentukan masa depan bangsa.
"Saya bertekad teruskan program MBG tapi dengan perbaikan, dengan efisiensi," kata Prabowo.
Pernyataan tegas ini muncul di tengah pengawasan publik terhadap pelaksanaan MBG yang menjangkau jutaan siswa di seluruh Indonesia. Pemerintah sebelumnya telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengawal distribusi dan kualitas makanan di lapangan.
Pidato Presiden kali ini menjadi sinyal keras bagi aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyalahgunaan dana bantuan sosial. Program MBG yang menelan anggaran triliunan rupiah per tahun menjadi sektor rawan korupsi karena melibatkan rantai pasok pangan yang panjang.
Prabowo menekankan bahwa pembangunan manusia adalah prioritas utama pemerintah. Oleh karena itu, integritas pelaksanaan program di lapangan menjadi syarat mutlak agar target penurunan stunting dapat tercapai sesuai rencana.
Pemerintah menargetkan cakupan MBG terus diperluas hingga mencakup seluruh anak sekolah dan ibu hamil di Indonesia. Efisiensi anggaran disebut akan dilakukan tanpa mengurangi kualitas gizi yang diberikan kepada penerima manfaat.