NUSA TENGGARA BARAT — Rapat tertutup yang digelar di Jakarta itu tidak hanya membahas hasil evaluasi, tetapi juga menegaskan target perbaikan yang harus dieksekusi BTN. Erick Thohir menugaskan langsung Ketua BTN, Sumardji, yang juga merupakan anggota Exco PSSI, untuk memastikan kesiapan semua tim nasional.
"Dalam rapat Exco ini, BTN telah mengevaluasi dan akan melakukan perbaikan untuk Timnas Indonesia. BTN juga akan mempersiapkan Timnas untuk event-event yang akan diikuti," ujar Erick melalui akun Instagram resminya, Jumat malam.
Instruksi yang diberikan tidak main-main. Untuk sektor putra, BTN harus menyiapkan Timnas Senior, U-23, U-20, U-17, dan U-16. Sementara untuk tim putri, persiapan mencakup kelompok senior, U-20, dan U-17.
"Mulai dari Timnas Senior, Timnas U-23, Timnas U-20, Timnas U-17 dan Timnas U-16. Tidak hanya Timnas Putra, tapi BTN juga akan mempersiapkan Timnas Putri senior, Timnas Putri U-20 dan Timnas U-17," jelas Erick dalam keterangan resminya.
Langkah ini menegaskan arah baru PSSI yang tidak lagi fokus pada satu kelompok umur saja, melainkan membangun ekosistem pembinaan berjenjang dari bawah hingga level senior.
Di luar pembahasan tim nasional, rapat Exco juga menyoroti perkembangan positif perwasitan nasional. Komite Wasit PSSI melaporkan sebuah pencapaian bersejarah: Indonesia kini memiliki tiga wasit yang masuk kategori AFC Elite Referee untuk pertama kalinya.
Jumlah perangkat pertandingan juga menunjukkan lonjakan signifikan. "Komite Wasit melaporkan Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah memiliki tiga AFC Elite Referee. Jumlah wasit Indonesia juga meningkat dari 7.000 menjadi 23.000 di seluruh Indonesia," kata Erick.
Peningkatan ini menjadi modal penting menjaga kualitas kompetisi domestik yang terus bergulir.
Rapat Exco turut menggodok persiapan kompetisi musim depan. Operator liga, I.League, memaparkan rencana menghadirkan dua ajang anyar, yakni Indonesia Women's League dan League Cup.
Indonesia Women's League 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober 2026. Sedangkan League Cup akan menyusul pada 3 November 2026. "I-League menyampaikan akan ada dua kompetisi baru yang bergulir musim ini," tutur Erick.
Selain menambah variasi kompetisi, I.League juga melaporkan adanya peningkatan kontribusi liga kepada klub-klub peserta. Hal ini diharapkan memperkuat fondasi finansial klub dan meningkatkan daya saing sepak bola nasional.
Dengan rangkaian keputusan ini, PSSI menunjukkan keseriusan dalam merombak pembinaan usia muda, kualitas wasit, hingga ekosistem kompetisi yang lebih sehat dan berkelanjutan.