MATARAM — Rombongan gabungan Dinas PU dan Satpol PP Lombok Tengah menyusuri setiap sudut konstruksi jembatan penghubung Desa Lantan dan Desa Karang Sidemen di Batukliang Utara. Yang mereka temukan di lapangan lebih parah dari sekadar laporan awal: sejumlah baut penyangga di pelat besi bawah hilang, dan selubung pelindung kabel utama (cable stay) sudah raib.
Tanpa lapisan pelindung itu, puluhan kawat baja penahan beban jembatan kini langsung bersentuhan dengan udara bebas. Di beberapa titik, petugas menemukan kawat baja yang mulai rapuh dan berkarat—tanda awal melemahnya struktur utama jembatan beton yang membentang di atas sungai tersebut.
Rekaman Petugas: Baut Hilang di Titik Sambungan Pelat Besi
Dalam rekaman video yang beredar, seorang petugas Satpol PP berseragam lengkap tampak berjalan menyusuri area fondasi sambil merekam kondisi jembatan menggunakan ponselnya. Kamera menyorot beberapa titik sambungan pelat besi bawah yang bautnya sudah tidak ada, menyisakan lubang kosong di rangka konstruksi.
"Mohon untuk kita sama-sama jaga ya. Ini kok bautnya hilang dia ini," ujar petugas tersebut dalam video yang dikutip dari akun Facebook Juki Kompor, Sabtu (29/8).
Di sela-sela rangka jembatan, petugas juga menemukan tumpukan sampah plastik bekas dan bungkus rokok yang berserakan. Kondisi itu menambah daftar panjang masalah perawatan infrastruktur yang baru beberapa tahun berdiri di wilayah Lombok Tengah itu.
Kabel Penahan Beban Mulai Berkarat, Petugas Prihatin
Perhatian serius rombongan tertuju pada pangkal jembatan, tepat di ujung kabel penyangga utama yang terpasang. Petugas Dinas PU yang mengenakan rompi keselamatan menunjukkan bahwa lapisan pembungkus kabel baja tersebut telah hilang akibat ulah tangan-tangan tidak bertanggung jawab.
"Jarang-jarang kita dibangunkan jembatan seperti ini. Ingat saudara, mari kita jaga. Ya Allah, banyak yang hilang baut ini," keluh petugas Satpol PP tersebut.
Kekhawatiran itu beralasan. Kawat baja yang berkarat berisiko menurunkan daya tahan struktur jembatan secara signifikan. Jika dibiarkan, korosi bisa merambat ke komponen lain dan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jembatan penghubung dua desa tersebut.
Pemkab Lombok Tengah Janji Perbaiki Segera
Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah, Lalu Rahadian, memastikan pihaknya akan segera turun tangan memperbaiki komponen jembatan yang hilang dan rusak. Langkah ini diambil demi menjaga keselamatan pengguna jalan yang bergantung pada infrastruktur tersebut.
"Secepatnya kami akan melakukan perbaikan," ujarnya kepada NTBSatu, Sabtu (29/8).
Petugas Satpol PP yang turun ke lokasi berulang kali mengingatkan warga agar tidak mengambil komponen jembatan demi keuntungan pribadi. Infrastruktur ini, kata dia, dibangun demi kemaslahatan warga Desa Lantan dan Desa Karang Sidemen. Kerusakan akibat ulah segelintir orang pada akhirnya akan merugikan seluruh masyarakat yang melintas.