Menjelajahi 8 Tempat Rujak Mie di Palembang, Kuliner Unik Siraman Cuko Khas Sumsel

Penulis: Wendra Kusuma  •  Rabu, 09 September 2026 | 14:17:31 WIB
Pedagang menyiapkan rujak mie dengan siraman cuko khas Palembang di salah satu kedai di Palembang, Sumatera Selatan.

NUSA TENGGARA BARAT — Rujak mie hadir sebagai alternatif bagi wisatawan yang ingin menggali lebih dalam kekayaan kuliner Palembang. Berbeda dari rujak buah pada umumnya, hidangan ini justru memadukan tekstur kenyal mie dengan tahu goreng, irisan mentimun segar, dan potongan pempek, lalu disiram kuah cuko kental berwarna hitam pekat. Cuko itulah kunci rasanya—perpaduan asam, manis, dan pedas yang langsung terasa di lidah.

Bagi perantau atau wisatawan yang sudah bosan dengan pempek, rujak mie menawarkan pengalaman baru yang tetap berakar pada tradisi kuliner Sumatera Selatan. Berikut delapan tempat yang bisa menjadi tujuan berburu sajian ini.

Rekomendasi Kedai Rujak Mie di Palembang

Beberapa kedai berikut tersebar di berbagai kecamatan di Palembang. Sebagian besar merupakan rumah makan yang juga menjual pempek, jadi pengunjung bisa mencicipi dua menu khas sekaligus dalam satu tempat.

1. Pempek & Es Kacang Vico (24 Ilir)

Berlokasi di Jalan Letkol Iskandar No. 541-542, tepatnya di kawasan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil. Tempat ini cukup mudah dikenali karena berada tidak jauh dari pusat perbelanjaan PIM. Selain rujak mie, kedai ini juga menyajikan beragam olahan pempek dan es kacang sebagai pelepas dahaga.

2. Pempek Kiki (Sukarami)

Beralamat di Jalan Perindustrian 2 No. 3, Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami. Tempat makan ini dikenal luas oleh pencinta olahan ikan karena menggunakan ikan gabus sebagai bahan utama pempeknya. Bagi yang ingin mencoba rujak mie dengan kualitas bahan segar, kedai ini layak masuk daftar.

3. Pempek Cik Puan (Sukabangun)

Berada di Komplek Sarjana, Jalan Sukabangun 1 Blok A, Suka Bangun, Kecamatan Sukarami. Lokasinya berada di kawasan pemukiman yang tenang, cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati hidangan tanpa hiruk pikuk pusat kota. Menu rujak mie di sini hadir sebagai pelengkap dari aneka pempek tradisional yang sudah lebih dulu terkenal.

4. Belido House (Sekip Jaya)

Jika ingin suasana lebih modern, Belido House di Graha SW, Jalan Bay Salim No. A1-3, Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning bisa menjadi pilihan. Restoran ini mengusung konsep kafe yang nyaman, menjadikannya tempat yang pas untuk bersantai setelah berkeliling kota. Lokasinya strategis di kawasan perkotaan, mudah diakses baik oleh warga lokal maupun wisatawan.

5. Kampoeng Palembang (Tanjung Api-Api)

Berpindah ke Jalan Tanjung Api-Api, Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami. Kampoeng Palembang menawarkan nuansa makan yang lebih tradisional. Sesuai namanya, tempat ini menyajikan berbagai hidangan khas Palembang dalam satu tempat, menjadikannya tujuan efisien bagi yang ingin mencoba banyak menu sekaligus.

6. Asuk Koboy (11 Ilir)

Berlokasi di Jalan Slamet Riady No. 374, 11 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II. Tempat ini bisa menjadi persinggahan menarik saat menjelajahi kawasan kuliner di sekitar pusat kota. Meski namanya bernuansa asing, menu yang ditawarkan tetap autentik Palembang, termasuk rujak mie dengan siraman cuko yang melimpah.

7. Waroeng Enak (9 Ilir)

Berada di Jalan Segaran No. 2, 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II. Sesuai namanya, tempat ini menyajikan makanan dengan cita rasa yang dijamin enak. Kawasan 9 Ilir sendiri dikenal sebagai area kuliner yang ramai, sehingga wisatawan bisa sekalian menjelajahi pilihan makanan lain di sekitar lokasi.

8. Pempek 888 (15 Ilir)

Terakhir, ada Pempek 888 yang berada di Central Pavilion, Jalan Letkol Iskandar, 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I. Lokasinya berada di pusat kota, sehingga mudah dimasukkan ke dalam rencana perjalanan wisata kuliner. Tempat ini cukup ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan.

Rujak Mie dan Cara Menikmatinya

Rujak mie bukan sekadar makanan kenyang, melainkan representasi kreativitas kuliner Palembang dalam mengolah bahan sederhana. Perpaduan tekstur kenyal mie, renyahnya tahu goreng, dan kesegaran mentimun menciptakan sensasi berbeda di setiap suapan.

Untuk menikmatinya secara maksimal, aduk rata seluruh bahan dengan cuko sebelum disantap agar bumbu meresap sempurna. Beberapa kedai juga menyediakan level pedas yang bisa disesuaikan selera.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali datang, disarankan untuk memulai perjalanan kuliner dari kawasan pusat kota seperti 15 Ilir atau 24 Ilir, karena aksesnya paling mudah. Informasi jam buka dan harga terkini sebaiknya dikonfirmasi langsung ke kedai atau melalui akun media sosial masing-masing sebelum berkunjung.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: sumsel.akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top