NUSA TENGGARA BARAT — Petarung asal Inggris itu tidak lagi menyandang status juara kelas berat UFC. Keputusan ini diambil setelah proses pemulihannya dari cedera mata berjalan lebih rumit dari perkiraan. Aspinall terakhir kali naik oktagon pada Oktober 2025, saat pertahanan gelar pertamanya melawan Ciryl Gane berakhir no-contest.
Dalam duel itu, Aspinall tak mampu melanjutkan pertandingan usai menerima serangkaian tusukan mata dari Gane. Pemeriksaan lanjutan menemukan kondisi mata langka yang membuat penglihatannya sempat ganda secara terus-menerus. Ia kemudian menjalani operasi untuk mengatasi masalah tersebut.
Presiden UFC Dana White sebelumnya sudah menyinggung kemungkinan ini. Ia mengaku belum tahu kondisi kesehatan Aspinall secara pasti dan menilai situasinya perlu segera diperjelas.
"Kami pasti akan membicarakan itu," kata White.
"Valentina tidak ingin mengunci divisinya dan saya asumsikan Tom merasakan hal yang sama. Saya pribadi tidak tahu di mana kondisinya secara kesehatan. Kami harus memperjelas ini secepatnya."
Pernyataan White muncul tak lama setelah juara kelas terbang putri UFC, Valentina Shevchenko, juga melepas gelarnya karena cedera berkepanjangan. Dua pengosongan sabuk dalam waktu berdekatan menjadi pukulan tersendiri bagi jadwal pertandingan UFC.
Di sisi lain, Gane bergerak cepat mengamankan posisinya. Petarung Prancis itu mengalahkan Alex Pereira untuk merebut sabuk interim kelas berat pada gelaran UFC White House, Juni lalu. Usai kemenangan tersebut, Gane langsung menyerukan rematch melawan Aspinall.
Seruan itu kini menggantung tanpa lawan yang jelas. Dengan sabuk utama kosong, UFC menghadapi pilihan sulit: menggelar duel perebutan gelar tanpa Aspinall, atau menunggu kepastian kondisi petarung 33 tahun tersebut.
Aspinall sempat memberi kabar baik pada Juni. Ia mengaku sudah kembali berlatih penuh untuk rematch melawan Gane dan menyebut pertarungan bisa digelar pada September. Harapan itu pupus seiring kondisi matanya yang belum pulih total.
Pada akhir Agustus, spekulasi soal masa depannya di UFC mulai beredar. Aspinall membantah laporan yang menyebut dirinya akan hengkang dari organisasi tersebut. Kini, pertanyaan soal kariernya kembali mencuat, kali ini tanpa sabuk juara di tangannya.
Bagi UFC, pengosongan gelar ini membuka peluang bagi petarung lain di divisi kelas berat untuk naik ke panggung utama. Nama Gane berada di urutan terdepan, tetapi keputusan final soal duel perebutan sabuk masih menunggu hasil pembicaraan dengan kubu Aspinall.