NUSA TENGGARA BARAT — Surat tersebut merupakan langkah terbaru dari gerakan EU Inc, sebuah inisiatif yang menuntut adanya statute perusahaan tingkat Uni Eropa. Tujuannya agar perusahaan bisa beroperasi di seluruh blok dengan kerangka hukum yang sama, tanpa harus mengurus entitas terpisah di tiap negara.
Para pendukung kampanye ini sebelumnya telah mengantongi dukungan dari otoritas tertinggi Uni Eropa. Namun kini mereka menyuarakan kekhawatiran bahwa legislasi final berpotensi "unusable if its central features are weakened."
Mengapa Negosiasi EU Inc Alot
Negosiasi legislasi Uni Eropa biasanya menarik masuk berbagai lobi nasional. Kali ini, asosiasi notaris Jerman termasuk pihak yang mengkritik sejumlah aspek dari proposal yang diajukan.
Pembahasan antara lembaga-lembaga Eropa untuk menyepakati teks final masih berlangsung. Para pendorong EU Inc menilai momen ini krusial karena menyangkut apakah proposal akan tetap utuh atau dipangkas di sana-sini.
Dengan sisa waktu sebelum institusi Eropa memasuki reses musim dingin, surat terbuka itu menyerukan agar pembuat kebijakan mempertahankan proposal. Mereka menyebut EU Inc berpotensi "remove much of the friction and fragmentation that continue to throttle European companies, unlock investment and spur a new wave of entrepreneurship."
Detail Teknis yang Menentukan Nasib EU Inc
Surat tersebut menyoroti sejumlah poin yang disebut "may seem like technical details, but […] separate a company form founders use from one they ignore."
Dua hal utama yang diperjuangkan adalah keberadaan registri pusat tunggal, serta aturan bahwa karyawan hanya dikenai pajak saat benar-benar melepas opsi saham mereka. Kedua hal ini dianggap menentukan apakah EU Inc akan benar-benar menarik bagi startup atau justru diabaikan.
Isu detail teknis ini bukan hal baru. Pada 2024, saat petisi awal mulai menguat, partner Index Ventures sekaligus pendukung EU Inc, Martin Mignot, mengatakan kepada TechCrunch bahwa "the devil is in the details, and that’s going to be where we’re going to be very, very watchful."
Siapa Saja yang Menandatangani
Surat terbuka terbaru ini memperkuat daftar nama pendukung kampanye. Dari sisi investor, turut menandatangani partner Accel Sonali De Rycker, partner Sequoia Michael Moritz, dan pendiri Atomico Niklas Zennström.
Zennström sendiri dikenal sebagai salah satu figur teknologi yang mendukung kampanye ini, antara lain dengan mengenakan topi khas EU Inc.
Dari sisi pengusaha, para pendorong kampanye menyoroti dukungan dari pendiri di balik sejumlah unicorn seperti Alan, ElevenLabs, Lovable, Mistral, dan Synthesia.
Sebagian dari perusahaan-perusahaan tersebut berkantor pusat di Amerika Serikat. Pesan tersiratnya ke pembuat kebijakan: jika EU Inc terwujud sesuai harapan, situasi itu bisa menjadi masa lalu.