WNA Korea Selatan Hilang Saat Cari Penyu di Perairan Gili Trawangan, Tim SAR Sisir Laut Lombok Utara

Penulis: Zaki Mubarak  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:32:01 WIB
Tim SAR menyisir perairan Gili Trawangan untuk mencari WNA Korea Selatan yang hilang saat snorkeling.

LOMBOK UTARA — Kantor SAR Mataram menerjunkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal ke lokasi kejadian begitu laporan masuk. Korban mulai snorkeling sekitar pukul 12.30 Wita, lalu berpencar dari rekan-rekannya untuk mencari penyu di sekitar perairan tersebut.

Seorang saksi masih sempat melihat korban berenang dan mengapung dengan baik. Namun, Cheon Yuri tidak kembali ke daratan ketika rekan-rekannya naik sekitar pukul 14.00 Wita.

Pencarian Awal Warga Tak Temukan Korban

Rekan korban bersama warga setempat menyisir sekitar lokasi begitu menyadari korban tak kembali. Pencarian awal itu tidak membuahkan hasil.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsubsektor Gili Indah. Laporan diteruskan ke Kantor SAR Mataram, yang langsung menindaklanjuti dengan mengerahkan tim rescue.

Tim SAR Gunakan Sea Rider Sisir Perairan

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan tim bergerak cepat setelah informasi diterima. Ia mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, dalam penanganan operasi tersebut.

"Setelah menerima informasi, kami langsung menerjunkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal menuju lokasi kejadian," ujar Gusti, Selasa, 6 Oktober 2026, malam.

Tim menggunakan Sea Rider untuk menyisir perairan sekitar titik terakhir korban terlihat. Pencarian kemudian diperluas bersama sejumlah unsur terkait.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Operasi SAR

Operasi melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal, TNI AL, dan Polairud Polda NTB. Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, dan Babinsa Gili Indah ikut membantu.

Potensi Basarnas, masyarakat, dan nelayan setempat juga terlibat dalam pencarian. Keterlibatan nelayan lokal dinilai penting karena mereka paling mengenal karakter arus dan kedalaman perairan sekitar Gili Trawangan.

Pencarian Dihentikan Sementara, Dilanjutkan Rabu Pagi

Hingga Selasa malam, tim SAR belum menemukan keberadaan korban. Gusti mengatakan tim menghentikan pencarian sementara pada malam hari.

"Pencarian hingga malam ini masih belum membuahkan hasil. Operasi SAR sementara dihentikan," katanya.

Tim SAR akan kembali melanjutkan pencarian pada Rabu pagi. Operasi akan berfokus pada penyisiran wilayah perairan sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Hingga pencarian hari pertama berakhir, keberadaan Cheon Yuri masih belum diketahui. Perairan Gili Trawangan sendiri dikenal memiliki arus yang bisa berubah cepat, terutama saat aktivitas snorkeling di luar jalur pemanduan.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top