Gubernur NTB Lalu Iqbal Tempatkan 500 UMKM di Titik Strategis MotoGP Mandalika 2026

Penulis: Valdi Pratama  •  Jumat, 09 Oktober 2026 | 09:31:31 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal meninjau kawasan UMKM di Mandalika, Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH — Ratusan stan UMKM tersebar di sejumlah titik dalam kawasan Mandalika dan area Kuta. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal meninjau langsung kawasan tersebut dan meminta penataan lokasi agar pengunjung mudah menjangkau pedagang.

Jumlah 500 stan itu belum termasuk pedagang di beberapa titik lain. Pelaku usaha yang terlibat difasilitasi melalui Dekranasda dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov NTB.

Mengapa UMKM Disebut Pembeda MotoGP Mandalika

Lalu Iqbal menilai keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu keunikan ajang balap di Sirkuit Mandalika dibanding penyelenggaraan MotoGP di negara lain.

"Ada banyak hal di MotoGP Mandalika ini yang tidak ada di MotoGP lainnya. Yang pertama UMKM. Bayangkan 500 UMKM dari daerah sekitar, termasuk perwakilan kabupaten/kota di hampir seluruh NTB itu hadir di sini," kata Lalu Iqbal saat mengunjungi kawasan UMKM di Mandalika, Kamis (8/10/2026).

Menurut dia, keterlibatan ratusan UMKM mencerminkan dua tujuan besar yang ingin dicapai NTB, yakni Makmur dan Mendunia. Ajang internasional harus berjalan beriringan dengan terbukanya kesempatan ekonomi bagi masyarakat setempat.

"Jadi, ini kata makmur dan mendunia. Jadi, tetap kemakmuran masyarakat di sekitar itu tetap mendapatkan ruang untuk tumbuh," ujarnya.

Atap Pelindung hingga Fasilitas Penyejuk Diminta Ditambah

Dalam kunjungannya, Lalu Iqbal menginstruksikan penambahan atap pelindung agar makanan yang dijajakan pedagang tidak terpapar langsung sinar matahari. Dia juga meminta penambahan fasilitas penyejuk untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Lalu Iqbal mengakui penyediaan tempat berjualan perlu disertai penataan kawasan yang memadai. Lokasi yang mudah dijangkau, fasilitas yang nyaman, serta perlindungan terhadap produk dagangan menjadi syarat agar kehadiran pengunjung MotoGP benar-benar dapat dikonversi menjadi transaksi ekonomi bagi pelaku UMKM.

Lebih dari 1.000 Tenaga Kerja Terlibat

Jika setiap stan menyerap dua hingga tiga orang tenaga kerja, maka sudah lebih dari 1.000 pelaku UMKM yang terlibat selama penyelenggaraan MotoGP. Jumlah tersebut belum termasuk tenaga kerja pada rantai pasok dan aktivitas pendukung lainnya.

Kawasan UMKM juga memiliki musala yang berada berdekatan dengan stan-stan pedagang. Keberadaan fasilitas ibadah tersebut turut mendukung kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan selama rangkaian MotoGP berlangsung.

"Kita tidak ingin UMKM hanya hadir sebagai pelengkap MotoGP. Mereka harus mendapatkan tempat yang layak, pengunjung yang datang juga nyaman berbelanja. Karena pada akhirnya, keberhasilan MotoGP bukan hanya soal ramainya penonton, tetapi juga seberapa besar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat NTB," kata Lalu Iqbal.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: news.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top