MATARAM — Polda NTB memperketat pemeriksaan stiker parkir VIP di sejumlah titik akses menuju kawasan Sirkuit Mandalika. Petugas akan mencocokkan stiker yang digunakan kendaraan dengan karakteristik stiker resmi yang telah disiapkan penyelenggara. Koordinasi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dilakukan agar petugas di lapangan bisa mengenali tanda-tanda khusus pada stiker asli.
Kombes Pol Arisandi menyebut stiker parkir VIP MotoGP 2026 memiliki desain dan karakteristik berbeda dari edisi sebelumnya. Perubahan itu dilakukan untuk memperkuat sistem pengawasan kendaraan yang memiliki akses parkir tertentu di kawasan sirkuit.
Stiker Edisi 2026 Diklaim Lebih Sulit Dipalsukan
Menurut Arisandi, ITDC telah memberikan gambaran tiket dan stiker asli beserta tanda-tanda khusus yang melekat pada keduanya. Petugas penyekatan di lapangan akan memakai acuan itu saat memeriksa kendaraan yang masuk.
"Tahun ini model dan jenisnya, kekhususannya, akan lebih aman dan tidak mudah untuk dipalsukan," ujarnya.
Pemeriksaan dilakukan di titik-titik yang menjadi akses kendaraan menuju Sirkuit Mandalika. Langkah ini menyasar kendaraan berstiker VIP, bukan kendaraan umum yang melintas di jalur penyekatan.
Puluhan Stiker Palsu Ditemukan di MotoGP 2025
Pada penyelenggaraan MotoGP 2025, polisi mengamankan puluhan stiker parkir kendaraan VIP yang diduga palsu. Temuan itu berlangsung di pos penyekatan Bundaran Sunggung, jalur menuju Sirkuit Mandalika.
Hasil pemeriksaan saat itu menunjukkan stiker yang ditemukan tidak sesuai dengan stiker resmi keluaran ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Kasus inilah yang menjadi dasar peningkatan pengawasan pada edisi tahun ini.
Pemetaan Gangguan Lain: Pencopetan hingga Anjing Liar
Arisandi juga memetakan sejumlah potensi gangguan lain selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026. Beberapa di antaranya aksi pencopetan, potensi kebakaran, hingga keberadaan anjing liar di sekitar lokasi.
"Itu sudah menjadi perhatian, kita sudah berbagi tugas pada seluruh personel yang terlibat pengamanan," katanya.
Pembagian tugas itu mencakup personel yang bersiaga di pos penyekatan, area parkir, dan kawasan sekitar sirkuit. Pengawasan di berbagai akses diharapkan mendukung kelancaran mobilitas kendaraan sekaligus menjaga keamanan kawasan selama penyelenggaraan.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung 9-11 Oktober 2026. Polda NTB belum merinci jumlah personel yang diterjunkan untuk pengamanan rangkaian balapan tersebut.