PRAYA — Fasilitas Dermaga Kuta sudah berdiri dan siap dipakai. Yang belum ada hanya izin operasional dari pemerintah pusat. Karena itu Pemprov NTB menempuh jalur permohonan sementara ke Kemenhub agar dermaga bisa berfungsi selama MotoGP Mandalika berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar menyebut permohonan izin operasional sementara diajukan khusus untuk periode ajang balap tersebut. "Nah, sembari menunggu izin operasional permanennya terbit, kita sudah ajukan permohonan izin operasional sementara ke Kemenhub khusus selama ajang MotoGP Mandalika berlangsung," ujarnya kepada Suara NTB, Senin (5/10).
Dermaga Kuta Diharapkan Jadi Pintu Masuk Wisatawan dari Bali
Selama ini wisatawan dari Bali yang menuju kawasan The Mandalika banyak yang transit lewat Dermaga Senggigi. Kehadiran Dermaga Kuta dinilai bisa memangkas jarak dan waktu tempuh, terutama saat lonjakan kunjungan selama MotoGP.
"Jadi keberadaan Dermaga Kuta ini akan sangat membantu saat event MotoGP Mandalika nantinya," kata Ervan.
Dermaga ini disiapkan untuk melayani kapal cepat dari Sanur, Bali. Pemprov NTB sudah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan kapal cepat di kawasan Sanur.
Operator Kapal Cepat Sanur Sudah Menyatakan Siap
Menurut Ervan, tidak ada kendala dari sisi operator. Beberapa perusahaan kapal cepat sudah menyatakan kesiapan membuka rute pelayaran dari Sanur menuju kawasan The Mandalika.
"Jadi untuk perusahaan kapal cepatnya tidak ada masalah. Beberapa perusahaan sudah menyatakan siap membuka rute pelayaran dari Sanur ke kawasan The Mandalika. Tinggal menunggu izin turun saja," tegasnya.
Jika Kemenhub mengabulkan permohonan tersebut, Dermaga Kuta akan beroperasi sementara selama MotoGP Mandalika 9-11 Oktober 2026. Setelah itu, operasional permanen menunggu terbitnya izin dari pemerintah pusat.