Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup 2026 di Lembah Kara Dompu Digelar 24 Oktober, 13 Kelas Dipertandingkan

Penulis: Uki Damayanti  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:32:02 WIB
Ketua FN Pordasi Pacu Kabupaten Dompu, Dediansyah, menyampaikan persiapan Pacuan Kuda Tradisional Bupati Cup 2026 telah memasuki tahap akhir.

DOMPU — Ketua FN Pordasi Pacu Kabupaten Dompu, Dediansyah, menyebut persiapan menuju perlombaan sudah memasuki tahap akhir. Panitia menetapkan jadwal pengukuran kuda berlangsung 18–22 Oktober 2026, setelah technical meeting sehari sebelumnya.

Peserta yang mendaftar wajib mengikuti seluruh tahapan tersebut sebelum turun ke lintasan. "Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp350.000 per ekor. Peserta diharapkan memperhatikan jadwal dan ketentuan yang ditetapkan panitia agar dapat mengikuti seluruh tahapan perlombaan," jelas Dedi, Rabu (14/10/2026).

13 Kelas dari TK hingga Dewasa F

Perlombaan tahun ini mempertandingkan 13 kelas. Rinciannya mulai dari kelas TK, OA, OB, TH A, TH B, Tunas A/A, Tunas B, Tunas C, hingga kelas Dewasa B, C, D, E, dan F.

Banyaknya kelas yang dibuka memberi ruang bagi kuda dari berbagai tingkat usia dan kemampuan untuk berlaga. Panitia menargetkan peserta dari dalam maupun luar Dompu ikut meramaikan lintasan Lembah Kara.

"Satu Kuda Sejuta Saudara" Jadi Semangat Ajang

Kegiatan ini mengusung semangat "Dompu Maju, Satu Kuda Sejuta Saudara". Tema yang diangkat adalah "Tradisi Melangkah dari Lintasalaa dan Ekonomi Menuju Dompu Maju dan Berprestasi".

Dua tema itu menegaskan posisi pacuan kuda bukan sekadar hiburan rakyat. Tradisi ini disebut sebagai warisan budaya lokal yang sekaligus membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi warga di sekitar arena.

Dampak Ekonomi bagi Warga Sekitar Arena

Selama ini pacuan kuda tradisional menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dan pencinta kuda dari berbagai wilayah. Ajang serupa kerap menghidupkan usaha warga, mulai dari pedagang makanan hingga penyedia jasa di sekitar lintasan.

Melalui Bupati Cup 2026, tradisi tersebut diharapkan terus berkembang. Bukan hanya sebagai tontonan, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan potensi daerah yang mendukung kemajuan Dompu.

Imbauan Panitia Menjelang Perlombaan

Dediansyah meminta peserta dan masyarakat mencermati jadwal serta informasi teknis yang disampaikan panitia. "Masyarakat dan peserta diharapkan mencermati jadwal pelaksanaan serta informasi teknis yang disampaikan panitia menjelang dimulainya perlombaan," harapnya.

Dengan rangkaian tahapan yang sudah ditetapkan, panitia memastikan perlombaan berjalan sesuai jadwal mulai 24 Oktober 2026 di Arena Lembah Kara.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: kicknews.today This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top