MATARAM — Penghargaan Gubernur Pendukung Zakat Terbaik diterima Sekda NTB Abul Chair di Jakarta. Ajang Grand BAZNAS Awards 2026 memberi apresiasi kepada 100 penggerak zakat dalam 20 kategori dari berbagai kalangan.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyebut penghargaan ini bagian dari implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031, khususnya dalam membangun ekosistem zakat yang produktif dan kolaboratif.
Dukungan Pemprov NTB terhadap penguatan ekosistem zakat diwujudkan melalui surat edaran yang mendorong Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah provinsi menunaikan zakat melalui BAZNAS. Dana zakat, infak, dan sedekah diharapkan tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mendukung program produktif yang memperkuat kemampuan ekonomi penerima manfaat.
Abul Chair menilai peran BAZNAS semakin penting dalam memperluas manfaat zakat, baik untuk kegiatan sosial maupun mendorong kemandirian umat.
"Ini menjadi stimulus dan penyemangat yang luar biasa bagi kami, Pemerintah Provinsi NTB dan BAZNAS Provinsi NTB, untuk terus bersinergi dan mengoptimalkan ekosistem zakat di Provinsi NTB agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Abul Chair.
Sodik Mudjahid menjelaskan penghargaan diberikan kepada 100 penggerak zakat dalam 20 kategori dari berbagai kalangan, termasuk gubernur dan wali kota.
"Grand Awards ini mencakup 20 kategori dari berbagai kalangan yang merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang produktif dan kolaboratif. Di dalamnya ada gubernur, wali kota, dan berbagai pihak lainnya," ujar Sodik.
Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat pengelolaan zakat agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.
Bagi NTB, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat sinergi pengelolaan zakat, terutama dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Keberhasilan zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang dihimpun atau banyaknya bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari perubahan yang dihasilkan dalam kehidupan penerima manfaat.
Abul Chair menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas peran BAZNAS yang dinilai semakin luas dalam berbagai bidang.
"Saya dengan penuh rasa syukur dan bangga mengucapkan BAZNAS hari ini memiliki peran dan intervensi yang luar biasa dalam berbagai bidang, mulai dari mendorong kemandirian umat hingga mendukung kegiatan sosial. Insyaallah, energi positif ini akan terus menular dan memberikan manfaat bagi semua," katanya.
Zakat diharapkan menjadi jembatan dari kerentanan menuju kemandirian, sehingga semakin banyak mustahik memiliki kesempatan memperbaiki kehidupannya dan pada waktunya turut menjadi muzaki yang menguatkan kesejahteraan umat.