Direktorat Lalu Lintas Polda Nusa Tenggara Barat mengerahkan 350 personel dan menyiapkan 50 unit kendaraan roda empat untuk pengamanan MotoGP Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober 2026. Kekuatan itu terdiri dari personel Polda NTB ditambah 30 orang dukungan dari Kakorlantas Mabes Polri, sementara armada operasional dihimpun dari tiga sumber berbeda. Ditlantas juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan NTB untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas selama gelaran internasional tersebut.
MATARAM — Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso menyatakan seluruh sarana pengamanan sudah disiapkan menjelang MotoGP Mandalika. Menurutnya, sebanyak 50 unit kendaraan roda empat telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama tiga hari pelaksanaan.
Dari jumlah tersebut, 25 unit berasal dari Polda NTB, 10 unit merupakan dukungan dari polres jajaran, dan 15 unit bantuan dari Kakorlantas Mabes Polri. Komposisi ini menunjukkan pengamanan MotoGP tidak hanya bertumpu pada kekuatan Polda NTB, tetapi juga melibatkan satuan dari tingkat pusat dan daerah.
350 Personel Diterjunkan, 30 Diantaranya dari Mabes Polri
Selain armada, Ditlantas Polda NTB mengerahkan 350 personel untuk pengamanan lalu lintas. Sebanyak 30 personel tambahan didatangkan dari Kakorlantas Mabes Polri guna memperkuat titik-titik rawan kepadatan di sekitar kawasan KEK Mandalika.
Penambahan personel dari pusat ini menandakan skala pengaturan lalu lintas selama MotoGP cukup besar. Kawasan Mandalika diprediksi menerima lonjakan kendaraan penonton maupun pengguna jalan umum selama gelaran berlangsung.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Bersama Dinas Perhubungan
Ditlantas Polda NTB telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan NTB untuk menyiapkan pengaturan arus, kanalisasi, hingga rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai antisipasi jika kondisi di lapangan membutuhkan penanganan khusus.
"Kami sudah mempersiapkan beberapa alternatif tentang pengaturan arus maupun rekayasa lalu lintas jika memang situasi saat itu sangat diperlukan. Semuanya telah kami siapkan dan dalam pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan dinas perhubungan," ujar Iman.
Seluruh persiapan tersebut, kata Iman, diarahkan untuk memastikan mobilitas masyarakat, penonton, dan pengguna jalan umum tetap lancar selama kegiatan internasional berlangsung.
Jalur Berdasarkan Warna Gelang di Kawasan KEK Mandalika
Iman menekankan kelancaran arus lalu lintas tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas. Kepatuhan masyarakat terhadap aturan dan arahan petugas disebutnya menjadi bagian penting dalam mendukung kesuksesan MotoGP.
Di kawasan KEK Mandalika, jalur kendaraan telah dibagi berdasarkan warna gelang penonton. Pengendara umum juga memiliki jalur tersendiri yang terpisah dari jalur penonton.
"Kita berharap masyarakat patuh dengan apa yang telah kita terapkan demi kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan KEK Mandalika. Di sana sudah ada jalur-jalur bagi pengendara dan penonton sesuai warna gelang, maupun jalur bagi pengendara umum lainnya," ujarnya.
MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung 9-11 Oktober 2026. Dengan 350 personel dan 50 kendaraan operasional yang disiagakan, Ditlantas Polda NTB menargetkan arus lalu lintas di sekitar sirkuit dan jalur menuju kawasan tetap terkendali selama tiga hari penyelenggaraan.