Dorong Ekonomi Pesisir, PLN EPI Latih UMKM Mataram

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 24 Februari 2026 | 12:56:04 WIB

Mataram - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat ekonomi pesisir di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melalui pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut digelar di kawasan wisata Pantai Viral Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela.

Pantai Bagek Kembar dikenal sebagai destinasi wisata pesisir yang menawarkan panorama matahari terbenam serta pemandangan Jetty PLTMG Lombok pada malam hari. Lonjakan kunjungan wisatawan, khususnya kalangan generasi muda, dinilai membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Untuk menjawab peluang tersebut, pelatihan selama dua hari dilaksanakan di Gedung Pertemuan Taman Plaza Lingkungan Barito. Materi yang diberikan meliputi kebijakan UMKM dan legalitas pangan, perlindungan kekayaan intelektual, strategi pemasaran digital melalui TikTok dan Facebook, hingga praktik membuat produk makanan kekinian seperti corn dog yang digemari generasi Z.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Mataram, Dinas Pariwisata Kota Mataram, akademisi UIN Mataram, praktisi UMKM, pemerintah kelurahan dan kecamatan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta aparat wilayah setempat.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan pelatihan dirancang agar masyarakat menjadi aktor utama dalam ekosistem ekonomi pariwisata.

"Kami ingin UMKM pesisir tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap tren digital, serta mampu meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan," ujarnya.

Camat Sekarbela, Diks Arief Satriawan, S. STP, mengapresiasi dukungan PLN EPI terhadap pengembangan UMKM di wilayahnya.

"Kami menyambut baik dukungan PLN EPI dalam pengembangan UMKM di wilayah kami. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan," katanya.

Salah satu peserta, Rusnayati, pelaku usaha makanan di Pantai Bagek Kembar, mengaku memperoleh pengetahuan baru dari pelatihan tersebut.

"Kami jadi tahu cara mengurus legalitas usaha dan memasarkan produk lewat Video TikTok agar lebih menarik. Praktik membuat menu kekinian juga langsung bisa kami jual," ucapnya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN EPI terhadap prinsip environmental, social, and governance (ESG) serta mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs) 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, PLN EPI juga mendorong penguatan citra Pantai Bagek Kembar sebagai destinasi wisata yang aman, bersih, tertib, dan ramah pengunjung sesuai konsep sapta pesona.

Melalui inisiatif tersebut, PLN EPI menegaskan kehadirannya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Reporter: Redaksi
Back to top