Kepala SMKN 1 Kopang Bantah Siswa Remas Payudara Teman di Kelas, Sebut Hanya Tersenggol Saat Bermain

Penulis: Uki Damayanti  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 15:46:54 WIB
Kepala SMKN 1 Kopang bantah adanya unsur pelecehan dalam foto viral siswa di kelas.

LOMBOK TENGAH — Foto yang memperlihatkan seorang siswa meraba payudara teman perempuannya di ruang kelas viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di SMKN 1 Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala sekolah, Lalu Subhanudin, membenarkan kedua orang dalam foto tersebut adalah muridnya, namun membantah adanya unsur kesengajaan.

Klarifikasi Kepala Sekolah: Bukan Pelecehan, tapi Kecelakaan

Subhanudin menegaskan kejadian itu berlangsung di luar jam pelajaran. Menurutnya, para siswa sedang bermain di kelas saat salah satu dari mereka mengambil gambar.

"Anak-anak ini lagi bermain, ada yang mengambil gambar. Jadi itulah yang terjadi. Jadi bukan berniat begitu (meremas payudara), tidak," kata Subhanudin kepada detikBali di ruangannya, Rabu (13/5/2026).

Keduanya merupakan murid kelas 10 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Subhanudin meminta maaf jika peristiwa itu menimbulkan keresahan di masyarakat.

Pengawasan Guru Tak Penuh Saat Jam Istirahat

Subhanudin mengaku para guru tetap mengawasi murid-muridnya, namun tidak semua perbuatan siswa bisa terpantau, terutama saat jam istirahat. "Kami tidak selamanya berada di dekat siswa," ujarnya.

Ia baru mengetahui foto tersebut viral pada Selasa (12/5) malam. Subhanudin langsung mendatangi rumah murid yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi. Ia juga telah memanggil enam murid dan orang tua mereka untuk dimintai keterangan.

"Sudah kami panggil pihak-pihak yang bersangkutan ini. Ada enam murid tadi, ada orang tuanya juga," pungkas Subhanudin.

Foto Viral Dikomentari Ratusan Warganet

Foto siswa yang tampak meraba payudara siswi itu diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial. Salah satunya akun Facebook milik @juna_djtv. Unggahan tersebut mendapatkan ratusan tanggapan dan komentar dari warganet. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pendidikan NTB terkait kasus tersebut.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top