MATARAM — Kebakaran yang meludeskan puluhan rumah di Desa Lido, Lombok Barat, langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi NTB. Wakil Gubernur NTB hadir di lokasi pada kesempatan pertama untuk melihat langsung dampak musibah dan berdialog dengan warga yang menjadi korban.
Api dilaporkan melahap permukiman padat penduduk di wilayah tersebut. Data sementara dari tim gabungan menyebutkan belasan unit rumah hangus terbakar, menyebabkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Warga yang rumahnya rusak berat kini mengungsi ke rumah kerabat atau tempat penampungan sementara yang didirikan di sekitar lokasi.
Wagub NTB meninjau langsung titik-titik terdampak dan mendengarkan keluhan para korban. Dalam kunjungan itu, ia memastikan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik, seperti makanan siap saji, selimut, dan perlengkapan dapur.
"Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Bantuan darurat akan segera didistribusikan hari ini juga," ujar Wagub NTB saat ditemui di lokasi kebakaran.
Pemprov NTB juga akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat untuk melakukan asesmen lebih lanjut. Hasil asesmen ini akan menentukan langkah penanganan pascabencana, termasuk kemungkinan relokasi atau rekonstruksi rumah warga di lokasi yang sama.
Warga berharap proses bantuan dan pemulihan berjalan cepat. Sebagian dari mereka masih trauma dan membutuhkan dukungan psikososial dari pemerintah maupun relawan.
Kebakaran di Desa Lido menjadi salah satu musibah terbesar di Lombok Barat dalam beberapa pekan terakhir. Kehadiran langsung pejabat provinsi diharapkan mempercepat proses pemulihan bagi warga yang terdampak.