NUSA TENGGARA BARAT — Memasuki pekan kedua Juli 2026, Pertamina belum kembali melakukan penyesuaian harga BBM di Jawa Timur. Tarif yang berlaku hari ini, Jumat (10/7/2026), masih mengacu pada perubahan resmi yang mulai diterapkan sejak 1 Juli 2026. Artinya, masyarakat masih membeli BBM dengan harga yang sama seperti awal bulan.
Penyesuaian terakhir hanya menyasar BBM nonsubsidi. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tercatat mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Sementara itu, Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar Subsidi tidak bergerak sama sekali.
Berikut rincian harga yang berlaku di seluruh SPBU Pertamina wilayah Jawa Timur. Harga BBM nonsubsidi bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti evaluasi berkala, sedangkan BBM subsidi dan penugasan masih dipatok pemerintah.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan Pertamina secara berkala. Mekanisme ini mempertimbangkan sejumlah faktor utama: pergerakan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, kondisi fiskal nasional, hingga daya beli masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah. "Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam pernyataan yang dikutip detikOto.
Pertamina juga memastikan kualitas setiap produk BBM tetap sesuai spesifikasi. Tujuannya, performa mesin tetap optimal dan efisiensi konsumsi bahan bakar terjaga, meskipun harga berubah.
Harga di atas masih berlaku hingga 10 Juli 2026 dan belum ada pengumuman resmi soal penyesuaian baru. Karena tarif BBM nonsubsidi bisa berubah kapan saja, pastikan selalu mengecek pembaruan harga resmi di SPBU atau aplikasi MyPertamina sebelum mengisi bahan bakar.