Pencarian

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Empat Bendungan Lain di Aceh-Jateng-Bali Juga Diresmikan

Jumat, 10 Juli 2026 • 19:14:56 WIB
Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Empat Bendungan Lain di Aceh-Jateng-Bali Juga Diresmikan
Presiden Prabowo meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat sebagai bagian dari lima bendungan yang diresmikan serentak.

MATARAM — Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/6/2026), untuk meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat. Proyek infrastruktur sumber daya air ini menjadi salah satu dari lima bendungan yang diresmikan serentak oleh kepala negara pada hari yang sama.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi, selain Bendungan Meninting, Presiden juga meresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Provinsi Bali. “Sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan air nasional,” kata Seskab Teddy dalam keterangannya, Jumat (10/6/2026).

Apa Manfaat Bendungan Meninting bagi Warga Lombok Barat?

Bendungan Meninting dibangun untuk meningkatkan pasokan air baku dan irigasi di kawasan Lombok Barat dan sekitarnya. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi risiko kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut pada musim kemarau.

Selain untuk pertanian, bendungan ini juga direncanakan sebagai sumber air baku untuk kebutuhan rumah tangga dan industri kecil di daerah penyangga. Keberadaannya menjadi krusial mengingat NTB termasuk provinsi dengan tingkat kerentanan kekeringan tinggi di Indonesia timur.

Lima Bendungan Sekaligus, Satu Strategi Ketahanan Air

Peresmian serentak lima bendungan di empat provinsi menandai percepatan pembangunan infrastruktur air di era pemerintahan Prabowo. Pemerintah pusat menargetkan peningkatan kapasitas tampung air nasional untuk mengantisipasi perubahan iklim yang membuat musim hujan makin pendek dan intensitas hujan ekstrem.

Bendungan Keureuto dan Rukoh di Aceh, misalnya, dirancang untuk mengendalikan banjir di kawasan pantai timur Aceh Utara sekaligus mengairi sawah seluas ribuan hektare. Sementara Bendungan Jlantah di Jawa Tengah dan Bendungan Sidan di Bali masing-masing difokuskan pada irigasi dan pariwisata.

“Ini bukan seremoni semata. Peresmian hari ini adalah bagian dari eksekusi rencana induk ketahanan air yang sudah disusun sejak tahun lalu,” ujar Teddy.

Bagaimana Dampaknya ke Warga dan Petani Lokal?

Bagi petani di Lombok Barat, Bendungan Meninting menjadi jawaban atas keluhan irigasi yang selama ini bergantung pada tadah hujan. Dengan adanya bendungan, pola tanam bisa diatur lebih pasti sepanjang tahun.

Pemerintah daerah setempat dijadwalkan segera menyusun pola operasi waduk dan distribusi air ke jaringan irigasi tersier. Masyarakat di sekitar bendungan juga akan mendapatkan akses air bersih dari sistem perpipaan yang dibangun bersamaan dengan proyek.

Belum ada rincian anggaran pembangunan Bendungan Meninting yang disampaikan dalam kunjungan kali ini. Namun, proyek serupa di daerah lain rata-rata menyerap dana APBN antara Rp 800 miliar hingga Rp 1,5 triliun per bendungan.

Bagikan
Sumber: daerah.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks