Prancis di Piala Dunia 2026: Hanya Butuh Dua Kemenangan Lagi untuk Raih Trofi Ketiga

Penulis: Valdi Pratama  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 23:10:01 WIB
Prancis melanjutkan dominasi dengan enam kemenangan beruntun di Piala Dunia 2026.

NUSA TENGGARA BARAT — Dominasi Prancis di Piala Dunia 2026 belum terbendung. Armada Didier Deschamps kini mengoleksi enam kemenangan beruntun setelah melewati fase grup dan babak gugur tanpa cela. Langkah mereka terhenti hanya jika lawan mampu mematahkan rekor sempurna ini di semifinal dan final.

Maroko Dibungkam, Rekor 6-0 di Fase Gugur

Pertandingan perempat final melawan Maroko di Jakarta, Kamis (19/6) dini hari WIB, berjalan satu arah. Prancis melepas 22 tembakan ke gawang lawan, sementara Maroko hanya mencatat lima percobaan dengan satu tembakan tepat sasaran yang baru lahir pada menit ke-83.

Hasil 2-0 ini melanjutkan tren positif Prancis di fase gugur. Sebelumnya, Paraguay tumbang 1-0 di babak 16 besar. Di fase grup, Les Bleus tampil lebih garang: Senegal (3-1), Irak (3-0), Norwegia (4-1), dan Swedia (3-0) menjadi korban keganasan lini serang mereka.

Ian Wright: “Sulit Cari Kelemahan Prancis”

Mantan striker timnas Inggris, Ian Wright, memuji kedalaman skuad Prancis yang ia nilai nyaris sempurna. “Sulit untuk melihat kelemahannya,” ujar Wright. “Jika Spanyol berhasil menembus pertahanan mereka, mereka memiliki kualitas untuk mengoper bola melewati mereka dan mungkin kecepatan Lamine Yamal untuk mencoba menghukum mereka, tetapi Prancis terlihat sangat kuat. Kemudian Anda memiliki kehebatan individu.”

Pujian Wright bukan tanpa alasan. Selain Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele yang menjadi motor serangan, Deschamps masih bisa memanggil nama-nama seperti Michael Olise, Bradley Barcola, Desire Doue, Rayan Cherki, dan Jean-Philippe Mateta dari bangku cadangan. Kombinasi pengalaman dan energi muda membuat rotasi pemain berjalan mulus.

Lawan Semifinal: Spanyol atau Belgia?

Prancis kini menunggu pemenang laga antara Spanyol dan Belgia untuk menentukan lawan di semifinal. Siapa pun yang lolos, Les Bleus tetap difavoritkan melaju ke partai puncak. Status juara dunia 1998 dan 2018 membuat mereka menjadi tim paling ditakuti di turnamen ini.

Jika berhasil menang dua kali lagi, Prancis akan menyamai catatan Italia (1934, 1938, 1982, 2006) dan Jerman (1954, 1974, 1990, 2014) sebagai negara dengan gelar Piala Dunia terbanyak. Namun, target jangka pendek mereka jelas: dua kemenangan, satu trofi.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top