PRAYA — Taufik Hidayat menyebut pembangunan fasilitas ini merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dalam mengembangkan industri olahraga yang berdampak langsung pada perekonomian warga. Menurutnya, kawasan Mandalika yang sudah mendunia berkat ajang MotoGP perlu dilengkapi dengan beragam pilihan aktivitas bagi wisatawan.
“Pemerintah tetap mendukung pembangunan fasilitas olahraga dalam pengembangan sport tourism di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Pengembangan olahraga saat ini tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun industri olahraga yang berdampak pada perekonomian masyarakat,” ujar Taufik dalam sambutannya.
Ia menambahkan, olahraga seperti padel dan lari kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Dengan adanya lapangan ini, wisatawan yang datang tidak hanya menyaksikan balapan MotoGP, tetapi juga bisa bermain padel atau basket selama berlibur.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa penambahan fasilitas ini adalah bagian dari strategi memperkuat posisi Mandalika sebagai pusat sport tourism berkelas dunia. Saat ini sudah terbangun tiga lapangan padel dan satu lapangan basket di SSS.
“Kami menambah fasilitas olahraga untuk mewujudkan Mandalika semakin mendunia, didukung dengan penyelenggaraan MotoGP dan berbagai event internasional lainnya,” ujar Ahmad Fajar.
Ke depan, ITDC merencanakan pembangunan lima lapangan padel tambahan di kawasan Bukit Mandalika. Langkah ini diambil untuk memenuhi permintaan wisatawan yang ingin berolahraga sambil menikmati pemandangan alam.
Ahmad Fajar menjelaskan, pengembangan ekosistem pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan keindahan alam semata. Fasilitas penunjang seperti olahraga, seni, budaya, dan kuliner harus terus dikembangkan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap selama berkunjung.
“Wisatawan yang datang ke Mandalika tidak hanya menikmati balap MotoGP, tetapi juga dapat menikmati budaya, seni, kuliner, serta fasilitas olahraga yang tersedia,” pungkasnya.
“Fasilitas ini harus dijaga dan dirawat agar memberi manfaat bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat serta pengembangan pariwisata Mandalika,” kata Taufik Hidayat menambahkan.
Dengan hadirnya lapangan padel dan basket ini, Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi tujuan balap motor, tetapi juga destinasi wisata olahraga yang bisa dikunjungi kapan saja.