Google Maps Rilis Global Fitur Ask Maps, Kini Bisa Baca Email Gmail dan Pesan Makanan

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:16:31 WIB
Asisten virtual Ask Maps di Google Maps resmi dapat diakses pengguna di Indonesia.

NUSA TENGGARA BARAT — Ask Maps, asisten virtual bergaya obrolan yang memakai teknologi Gemini di Google Maps, mulai bisa diakses pengguna di Indonesia. Layanan ini sebelumnya hanya tersedia di Amerika Serikat sejak Maret lalu, dan kini menjangkau Australia, Brasil, Kanada, Jepang, Meksiko, dan Indonesia.

Fitur ini berada tepat di bawah kolom pencarian aplikasi. Pengguna bisa mengetik pertanyaan dalam bahasa Inggris dan mendapat rekomendasi kontekstual, bukan sekadar daftar tempat biasa.

Ask Maps Terhubung ke Gmail dan Kalender

Pembaruan paling signifikan adalah kemampuan Ask Maps mengakses "Personal Intelligence" — data pribadi pengguna untuk memberi saran yang lebih relevan. Integrasi pertama menyasar Gmail, sehingga aplikasi bisa membaca detail penerbangan atau reservasi makan malam yang masuk ke email.

Contoh kasusnya: pengguna yang sedang bepergian bisa bertanya, "Beri saya ide untuk menghabiskan waktu beberapa jam di dekat hotel sebelum penerbangan saya besok." Ask Maps akan menampilkan rekomendasi tempat di sekitar hotel berdasarkan data reservasi di Gmail, plus saran waktu berangkat ke bandara.

Fitur ini tidak aktif otomatis. Pengguna harus mengaktifkan Personal Intelligence secara manual di pengaturan Ask Maps. Dukungan untuk Google Calendar dan aplikasi lain disebutkan akan menyusul.

Riwayat Percakapan dan Informasi Transportasi Umum

Ask Maps kini juga menyimpan riwayat percakapan. Jika pengaturan History diaktifkan, pengguna bisa melanjutkan diskusi sebelumnya tanpa mengulang dari awal. Contohnya, bertanya "Ingatkan saya, aktivitas apa yang kamu sarankan untuk perjalanan ke Seattle?" akan langsung memunculkan saran lama.

Untuk kebutuhan mobilitas harian, asisten ini mulai mendukung data transit real-time untuk bus, kereta, kereta bawah tanah, dan feri. Pertanyaan seperti "Apakah ada feri ke Taronga Zoo dengan pemandangan Opera House?" akan dijawab dengan jadwal yang terus diperbarui jika terjadi keterlambatan. Papan keberangkatan virtual ini beroperasi di semua wilayah yang sudah mendukung Ask Maps.

Pesan Makanan dan Reservasi Hotel dari Satu Layar

Kemampuan agen (agentic) baru memungkinkan Ask Maps menyelesaikan tugas berlapis, seperti memesan makanan. Pengguna cukup mengetik "pesan pad kee mao seafood untuk saya ambil dalam perjalanan pulang" — aplikasi akan mencari restoran yang buka di sepanjang rute, mempertimbangkan tempat tersimpan, dan menyesuaikan kebutuhan diet.

Setelah pengguna memilih tempat, Ask Maps langsung memasukkan menu yang diminta ke keranjang untuk proses finalisasi. Layanan pemesanan ini mendukung Square dan Toast saat peluncuran, dengan dukungan Uber Eats menyusul.

Fitur lain yang ikut dirilis adalah pencarian hotel dengan perbandingan harga dan ketersediaan kamar, serta rekomendasi acara lokal. Contoh perintahnya: "Untuk konferensi pekan depan di pusat kota Miami, cari hotel dengan harga wajar, rating tinggi, suasana artistik, dan dekat gym serta restoran."

Kontribusi Peta Lebih Mudah dengan Foto dan Suara

Tab Contribute di Google Maps juga mendapat pembaruan. Pengguna kini bisa mengusulkan edit peta secara percakapan, misalnya "parkir lebih banyak tersedia di belakang gedung."

Ada pula cara baru melaporkan jam operasional: unggah foto papan nama toko, dan Ask Maps akan membaca jam buka baru dari gambar tersebut. Pengguna tinggal mengonfirmasi sebelum usulan dikirim.

Fitur pemesanan makanan, pencarian hotel, dan kontribusi percakapan mulai tersedia di Amerika Serikat. Sementara itu, integrasi Gmail, riwayat obrolan, dan data transit real-time sudah aktif di semua negara yang mendukung Ask Maps, termasuk Indonesia.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top