MATARAM — Perayaan hari jadi kedua komunitas Big Bike Lombok (BBL) berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (18–19 September 2026). Puluhan rider sepeda motor berkapasitas 500 cc ke atas berkumpul di Mataram untuk menjalani turing, mempererat keakraban antaranggota, sekaligus menyalurkan bantuan sosial. Kegiatan mengusung tema "We Set The Vibes".
Ketua Big Bike Lombok, Henrikky Manulang, menyebut komunitasnya kini menaungi sekitar 60 anggota yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Semangat persaudaraan tetap dipegang tanpa membedakan sekat merek kendaraan maupun bendera komunitas.
Titik Kumpul di Grand Natura, Rombongan Bergerak ke Sembalun
Turing hari pertama dimulai Jumat (18/9/2026). Peserta berkumpul di Grand Natura, Mataram, pukul 14.00 WITA untuk briefing keselamatan dan persiapan akhir.
Setelah briefing rampung, rombongan big bike—termasuk deretan Harley-Davidson dan tipe mesin besar lain—menyalakan mesin dan membelah jalanan menuju dataran tinggi Sembalun, Lombok Timur. Rombongan berhenti sejenak di kawasan Tanjung untuk jeda istirahat sebelum menembus jalur pegunungan.
Tepat pukul 16.30 WITA, rombongan tiba di Sembalun. Sebanyak 19 peserta yang dijadwalkan menginap langsung melakukan check-in di sejumlah pilihan akomodasi, seperti Family Room, Glamping View Rinjani, Glamping View Pergasingan, hingga Superior Room.
Malam Kehangatan di Sembalun dan Rute Pulang Lewat Malaka Hill
Suasana malam di Sembalun berlangsung hangat. Mulai pukul 19.00 WITA, peserta berkumpul menikmati santap malam bersama dengan hidangan khas kambing guling. Tanpa formalitas kaku, momen itu dimanfaatkan anggota untuk melepas lelah sekaligus mempererat rasa kekeluargaan.
Pada Sabtu (19/9/2026) pukul 09.30 WITA, rombongan kembali menyalakan mesin meninggalkan Sembalun menuju Kota Mataram. Dalam perjalanan pulang, para rider berhenti sejenak di kawasan Bundaran Kayangan sebelum menyisiri jalur pesisir Lombok Utara.
Rombongan juga singgah di titik pemandangan ikonik Malaka Hill (Malimbu 2). Di lokasi itu, seluruh peserta mengabadikan momen kebersamaan lewat sesi foto dan pengambilan dokumentasi video udara (drone) dengan latar tebing serta pesisir laut Lombok.
Santunan untuk 10 Anak Yatim di Roemah Langko
Perjalanan berlanjut menuju Kota Mataram. Tepat pukul 13.00 WITA, rombongan tiba di Roemah Langko untuk agenda utama hari kedua, yakni makan siang bersama dan penyerahan santunan kepada 10 anak yatim beserta perwakilannya.
Acara dikemas sederhana dan penuh kekeluargaan. Turut hadir perwakilan Ditlantas Polda NTB yang diwakili Kasat PJR Polda NTB. Bantuan diserahkan secara langsung setelah pembacaan doa bersama yang dipimpin perwakilan anak yatim.
Setelah rangkaian acara resmi berakhir, peserta bergerak menuju Lombok Plaza Hotel sebagai titik akhir akomodasi untuk beristirahat.
Jelajah Mataram–Sembalun–Kayangan–Malimbu–Mataram
Melalui rute jelajah Mataram–Sembalun–Kayangan–Malimbu–Mataram, Big Bike Lombok menegaskan identitasnya. Hobi kendaraan bermotor dan perayaan hari jadi bukan sekadar soal mesin besar, melainkan juga soal menjaga solidaritas internal dan berbagi kebaikan bagi sesama.