Bupati Dompu Bambang Firdaus Kukuhkan Paskibraka 2026, Tekankan Persatuan Jelang HUT ke-81 RI

Penulis: Uki Damayanti  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:15:31 WIB
Bupati Dompu Bambang Firdaus mengukuhkan puluhan anggota Paskibraka 2026 di Aula Pendopo Bupati, Minggu (16/08/26).

DOMPU — Sebanyak puluhan putra-putri terbaik Kabupaten Dompu resmi menyandang status sebagai Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibraka) tahun 2026. Mereka dikukuhkan langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, di Aula Pendopo Bupati pada Minggu (16/08/26).

Pengukuhan ini menjadi penanda bahwa para anggota Paskibraka siap menjalankan tugas mulia pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia esok hari di Lapangan Beringin. Momen sakral tersebut turut disaksikan oleh jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, camat, Ketua TP PKK, serta para orang tua anggota Paskibraka.

Makna Merah Putih: Jejak Perjuangan dan Niat Tulus

Dalam amanatnya, Bambang Firdaus mengajak para calon Paskibraka untuk merenungkan makna mendalam dari bendera yang akan mereka kibarkan. Menurut dia, kain merah putih bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari jejak perjuangan panjang bangsa.

"Merah berarti keberanian yang tak pernah padam, putih berarti kesucian hati dan niat tulus untuk berbakti kepada bangsa dan negara," tegasnya di hadapan para anggota Paskibraka.

Orang nomor satu di Dompu ini menggarisbawahi bahwa predikat Paskibraka adalah representasi semangat perubahan, teladan kedisiplinan, dan bukti nyata kecintaan generasi muda terhadap tanah air.

Pesan Bupati: Jauhi Sifat Iri dan Egois

Momen pengukuhan ini juga dimanfaatkan Bupati untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan. Bambang Firdaus mengingatkan bahwa di balik seragam dan bendera yang sama, seluruh anggota Paskibraka kini merupakan satu keluarga besar, satu pasukan, satu hati, dan satu tujuan.

Ia berpesan agar sifat iri hati, sombong, egois, dan sikap membeda-bedakan sesama dijauhkan dari barisan. "Jangan biarkan perbedaan memisahkan, jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan yang saling melengkapi," pesannya.

Mengutip pepatah lama, "Bersatu kita teguh, bercerai berai kita runtuh," Bupati menegaskan bahwa kekuatan pasukan justru terletak pada kekompakan dan kebersamaan, bukan pada individu semata.

Kebanggaan atas Putra-Putri Terbaik Dompu

Bambang Firdaus menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para anggota Paskibraka 2026. Ia menilai posisi tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh tantangan.

"Hanya yang terbaik dari yang terbaik yang terpilih, dan mereka berdiri di hadapan kita semua hari ini," ujarnya.

Proses seleksi yang ketat, penilaian yang objektif, serta masa pembinaan yang menuntut disiplin tinggi dan pengorbanan waktu menjadi bagian dari perjalanan mereka. Bupati menyebut tugas mengibarkan bendera pusaka pada detik-detik proklamasi sebagai amanah mulia, penuh kehormatan, dan bernilai ibadah.

Di akhir sambutannya, Bambang Firdaus menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, panitia, guru, dan orang tua yang telah membimbing dengan sabar dan tulus hingga para anggota Paskibraka mencapai titik ini. (Ube)

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: matitinews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top