NUSA TENGGARA BARAT — Pillsbury memang tidak anti dengan musik pop. Ia justru mengaku senang membuatnya. Namun, ia ingin menjauh dari persaingan ketat industri musik pop yang kerap menuntut penampilan mencolok dan sorotan publik.
"Saya tidak berusaha menjadi seorang pop star. Menjadi pop star tidak menarik bagi saya. Tapi saya suka musik pop, dan saya suka membuatnya," ujarnya dalam wawancara yang dikutip Rolling Stone.
Alih-alih mengikuti tren pop modern, Pillsbury justru mengarahkan kompas musiknya ke genre heartland rock. Nama-nama seperti John Mellencamp, Bruce Springsteen, dan Tom Petty menjadi referensi utama sepanjang pengerjaan album. Ia bahkan menyebut kemungkinan untuk "membawa kembali heartland rock".
Tim labelnya punya istilah sendiri untuk gaya ini: "lake pop" atau "pontoon pop music". Meski secara musik terinspirasi nuansa country Amerika era 2000-an seperti Toby Keith, Pillsbury menegaskan sisi lirik lagunya jauh dari tema-tema klise seperti bir dan jalanan tanah.
"Secara sonik, saya suka perasaan itu. Tapi secara lirik, lagu-lagu itu tidak berbicara pada saya. Jadi kami mencoba menerapkan gaya penulisan lagu yang berbeda pada lanskap suara yang biasanya dipakai untuk lagu-lagu tentang bir dan jalan tanah," jelasnya.
Keputusan untuk tidak memakai topi koboi di setiap penampilan adalah salah satu cara Pillsbury menjaga jarak dari label country. Meski pernah merasa diterima oleh komunitas musisi country, ia tidak ingin terkunci dalam satu genre.
"Saya ingat pertama kali diterima oleh banyak artis country, itu keren sekali. Tapi itu tidak cukup. Saya tidak ingin dilabeli sebagai artis country," tegasnya.
Dalam proses kreatifnya, Pillsbury mengaku tantangan terbesarnya adalah menjaga keseimbangan. Ia ingin setiap lagu terdengar segar, tidak terlalu mirip dengan satu referensi pun, dan tetap memiliki daya tarik pop yang kuat.
Album ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Dakota Johnson, kekasih Pillsbury, yang tampil dalam satu kali pengambilan gambar untuk video klip "Love I You". Selain itu, Pillsbury juga berbagi pengalaman menegangkan saat pertama kali berakting bersama Natalie Portman, yang menjadi debut aktingnya.
Dengan album baru yang sarat referensi musikal lintas generasi ini, Role Model membuktikan bahwa musik pop bisa dijelajahi tanpa harus terkotak-kotak. Ia memilih jalur tengah: pop yang hangat, jujur, dan penuh nuansa.