MATARAM — Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah, Alfa Dera, mendapat penugasan baru di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Ia akan mengemban jabatan sebagai Kepala Seksi Ideologi, Politik, Pertahanan dan Keamanan pada Kejati DIY.
Penugasan tersebut sekaligus mengakhiri masa tugasnya sebagai Kasi Intelijen Kejari Lombok Tengah yang dijalaninya sekitar lima bulan. Selama di Lombok Tengah, Alfa terlibat dalam sejumlah pekerjaan di bidang intelijen, mulai dari pemetaan persoalan, deteksi dini, pencegahan, hingga penguatan komunikasi publik.
Alfa menekankan pentingnya peran kejaksaan untuk hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, informasi menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Kejaksaan harus hadir, semakin terbuka dan semakin dekat dengan masyarakat. Di era digital, informasi menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan publik,” ujar Alfa, Senin, 25 Agustus 2026.
Ia menilai keterbukaan informasi perlu berjalan beriringan dengan verifikasi dan kehati-hatian, terutama dalam menyampaikan perkembangan perkara hukum. Komunikasi dengan media juga ia bangun sebagai bagian dari kontrol sosial.
Selain penanganan persoalan hukum, Alfa turut menyoroti pentingnya perbaikan sistem. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah optimalisasi pendapatan daerah, termasuk penerimaan pajak penerangan jalan dan potensi pendapatan dari kegiatan serta event di kawasan Mandalika.
“Yang lebih penting bukan hanya bagaimana menangani perkara. Tetapi bagaimana setelah itu sistemnya menjadi lebih baik,” katanya.
Menurut Alfa, penegakan hukum tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Kelemahan sistem yang ditemukan dalam suatu persoalan juga perlu diperbaiki agar tidak kembali terjadi.
Sebelum bertugas di Lombok Tengah, Alfa pernah menjalankan tugas di Kejaksaan Negeri Depok dan Kejaksaan Negeri Lampung Tengah. Saat di Depok, ia pernah menangani persoalan anak yang berhadapan dengan hukum dalam perkara kejahatan siber.
“Kita arahkan anak-anak yang punya kemampuan teknologi tersebut agar bisa menggunakan untuk kegiatan positif,” ucapnya.
Dengan mutasi ini, Alfa akan memulai tugas barunya di lingkungan Kejati DIY setelah sebelumnya menuntaskan berbagai program intelijen dan pendekatan keterbukaan informasi di Lombok Tengah.