TECNO Spark Go 3 Pro Rilis di India: HP Rp 2,9 Juta dengan Ketahanan IP69 yang Jarang Ada di Kelasnya

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Selasa, 01 September 2026 | 21:39:01 WIB
TECNO Spark Go 3 Pro resmi dirilis di India dengan harga sekitar Rp 2,9 juta, menawarkan ketahanan IP69 yang jarang ditemukan di kelasnya.

NUSA TENGGARA BARAT — Kenaikan biaya komponen global dalam setahun terakhir memang mengubah peta harga ponsel kelas entri. TECNO Spark Go 3 Pro jadi contoh anyar: di India, harga bekasnya masih di bawah angka psikologis Rp 3 jutaan, tapi jelas jauh dari era Spark Go generasi awal yang mentok di Rp 1 jutaan. Pertanyaannya, apa yang sebenarnya kamu bayar lebih? Jawaban singkatnya: ketahanan fisik yang serius, bukan sekadar stiker IP rating.

Ketahanan Jadi Bintang Utama: IP69 dan Sertifikasi Jatuh 1,7 Meter

Ini bagian paling menarik dari Spark Go 3 Pro. Sertifikasi IP69 bukan sekadar tahan cipratan air — level ini berarti perangkat mampu bertahan dari semprotan air bertekanan tinggi dan suhu ekstrem, standar yang biasanya dipakai di sektor industri atau ponsel rugged. TECNO juga mengklaim perangkat ini lolos uji SGS bintang lima untuk ketahanan jatuh dari ketinggian hingga 1,7 meter.

Layarnya pun dirancang tetap responsif saat terkena air hujan atau jari berminyak. Di kelas harga ini, fitur-fitur tersebut hampir tidak pernah menjadi prioritas. Pesaing di rentang Rp 2,5 juta–3 juta umumnya baru menawarkan IP54 sekadar proteksi debu dan cipratan ringan.

Layar 120Hz IPS HD+: Angka Tinggi, Resolusi Biasa

Layar 6,78 inci dengan panel IPS resolusi HD+ dan refresh rate adaptif sampai 120Hz terlihat menggoda di atas kertas. Speaker stereo dengan klaim volume maksimum 300% juga hadir — angka yang sulit diverifikasi tanpa pengukuran langsung, tapi setidaknya menjanjikan output audio yang keras untuk konten harian.

Catatannya: resolusi HD+ (720p) di layar selebar 6,78 inci berarti kerapatan pikselnya tidak akan setajam panel FHD+. Untuk scrolling media sosial dan video YouTube, ini masih cukup nyaman. Untuk membaca teks kecil atau menonton video dengan detail tinggi, ketajamannya kalah dibanding kompetitor yang sudah memakai FHD+ di harga serupa.

Performa: Helio G81 dengan RAM LPDDR4x, Cukup untuk Harian

Performa bukan nilai jual utama di kelas entri, dan TECNO tampaknya sadar betul. Chipset MediaTek Helio G81 octa-core ditemani RAM LPDDR4x dan penyimpanan UFS 2.2 — kombinasi yang cukup untuk multitasking ringan, browsing, dan game kasual. Bukan untuk gaming berat; POVA tetap jadi lini andalan TECNO untuk urusan itu.

Yang lebih menarik justru sistem operasinya: Android 16 langsung dari kotak. Plus sensor inframerah untuk mengendalikan perangkat elektronik rumah — fitur langka di kelas ini — dan sejumlah kemampuan AI untuk meningkatkan kualitas panggilan suara.

Baterai 5200 mAh dan Charging 15W: Kapasitas Besar, Pengisian Lambat

Kapasitas 5200 mAh cukup lega untuk pemakaian seharian penuh. TECNO mengklaim pemutaran video kontinu hingga 11 jam dan daya tahan kapasitas baterai tetap di angka 80% setelah 4 tahun pemakaian — klaim yang baru bisa diverifikasi setelah pemakaian jangka panjang, bukan dari spec sheet.

Kelemahan paling kentara: fast charging cuma 15W. Untuk mengisi baterai 5200 mAh dari kosong sampai penuh, kamu perlu waktu sekitar dua jam lebih. Di kelas harga yang sama, beberapa kompetitor sudah menawarkan 33W atau bahkan 45W, yang perbedaannya sangat terasa dalam penggunaan harian.

Harga dan Posisi di Indonesia: Antara Rp 2,9 Jutaan dan Kompetisi Sengit

Di India, varian 4/64 GB dibanderol INR 15.999 (sekitar Rp 2,9 juta) dan 4/128 GB di INR 16.999 (sekitar Rp 3,1 juta). Jika masuk Indonesia, harga tersebut akan menempatkannya di tengah-tengah pertarungan sengit melawan Redmi 14C, Infinix Hot series, dan realme Note series — yang semuanya sudah lebih dulu menguasai pasar entry-level.

  • Kelebihan: Sertifikasi IP69 + tahan jatuh 1,7 m, baterai 5200 mAh, layar 120Hz, sensor IR, Android 16.
  • Kekurangan: Resolusi layar cuma HD+, charging 15W terbilang lambat, chipset kelas menengah bawah, harga naik signifikan vs generasi sebelumnya.

Keputusan bergantung kebutuhanmu. Kalau prioritas utama adalah ponsel yang tahan banting, tahan air, dan jarang bikin khawatir saat terjatuh — Spark Go 3 Pro layak masuk daftar tunggu. Tapi kalau yang kamu cari adalah pengalaman gaming lancar atau pengisian daya cepat, ponsel ini bukan jawabannya.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: gizmologi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top