Dua Siswi SMPN 1 Narmada Juara 1 Festival Bahasa Ibu Lombok Barat, Satu di Cabang Puisi dan Satu di Aksara

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Rabu, 02 September 2026 | 14:43:01 WIB
Dua siswi SMPN 1 Narmada, Medy Trinita dan Luh Sinta Carisa, meraih Juara 1 Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Lombok Barat.

GIRI MENANG — SMP Negeri 1 Narmada kembali mencatatkan prestasi di tingkat daerah. Dua peserta didiknya berhasil membawa pulang trofi Juara 1 pada Festival Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Lombok Barat (Lobar), sebuah ajang yang dirancang untuk merawat warisan budaya dan kearifan lokal dari kepunahan.

Medy Trinita tampil memikat di cabang lomba Membaca Puisi. Penampilannya dinilai unggul oleh dewan juri berkat penghayatan yang mendalam, ketepatan diksi, serta penjiwaan yang kuat terhadap nilai-nilai bahasa ibu.

Menulis Aksara: Ketepatan dan Kerapian Luh Sinta Carisa

Di cabang lomba Menulis Aksara, Luh Sinta Carisa menyumbang gelar Juara 1 untuk sekolahnya. Ia dinilai mampu menampilkan ketepatan, keindahan, dan kerapian dalam menulis aksara tradisional yang merupakan warisan leluhur.

Kedua siswi tersebut dibimbing oleh guru pendamping yang berbeda. Medy Trinita dilatih oleh Windiana Kusuma Putri, S.Pd., sementara Luh Sinta Carisa berada di bawah binaan I Gede Agus Sudarma, S.Pd.H.

Bahasa Ibu: Jendela Budaya dan Jati Diri Bangsa

Kepala SMPN 1 Narmada, Aendi, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua siswi beserta para guru pembimbing. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar soal piala atau pengakuan atas kemampuan individu.

"Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, melainkan jendela budaya yang menghubungkan kita dengan akar sejarah dan jati diri bangsa," ujar Aendi.

Menjaga Bahasa Ibu di Tengah Modernisasi

Aendi berharap keberhasilan Medy dan Luh Sinta bisa menjadi pemantik semangat bagi peserta didik lain. Menurutnya, festival seperti ini menjadi ruang penting untuk terus mencintai, mempelajari, dan menjaga kelestarian bahasa ibu di tengah arus modernisasi yang kian deras.

Kemenangan di ajang ini sekaligus menegaskan posisi SMPN 1 Narmada sebagai sekolah yang aktif mendorong peserta didiknya berkiprah dalam pelestarian budaya daerah, bukan hanya unggul di bidang akademik semata.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top