ALSO Kembali Menggeser Jadwal Pengiriman E-Bike TM-B, Varian Launch Edition Mundur Lagi ke November

Penulis: Uki Damayanti  •  Kamis, 03 September 2026 | 21:19:32 WIB
ALSO kembali memundurkan jadwal pengiriman e-bike TM-B varian Launch Edition hingga awal November.

NUSA TENGGARA BARAT — ALSO, perusahaan spin-off dari Rivian yang fokus pada kendaraan roda dua listrik, mengirimkan pembaruan status kepada seluruh konsumen pemesan TM-B. Dalam surat elektronik tersebut, pabrikan menyatakan unit Launch Edition berstatus "sedang dikirim" dan akan tiba secara bertahap hingga awal November.

Kabar ini disambut skeptis oleh sebagian calon pemilik di media sosial. Pertanyaannya sederhana: apakah benar ada motor yang sudah sampai ke tangan pembeli umum, atau pengiriman masih berputar di kalangan influencer, keluarga, dan kerabat dekat perusahaan? Status "now shipping" tanpa bukti serah terima yang meluas memang mudah memicu kecurigaan.

Janji September Terlewat, Target Baru November

Penundaan terbaru terjadi hanya beberapa pekan setelah perusahaan memundurkan jadwal ke pertengahan September. Kini, kalender bergeser lagi dengan tenggat paling akhir di minggu pertama November. Jika dihitung dari masa pemesanan yang dibuka tahun lalu, sebagian konsumen sudah menunggu lebih dari setahun.

Nasib serupa menimpa pemesan reguler yang bukan varian Launch Edition. Mereka baru akan melihat unitnya dikirim mulai awal November hingga akhir tahun, tergantung waktu pemesanan dan konfigurasi yang dipilih. Artinya, masih ada celah potensi keterlambatan bagi kelompok pemesan ini.

ALSO berjanji memberikan informasi jadwal yang lebih spesifik sepanjang September. Mereka juga akan memperbarui sistem pemesanan daring dengan estimasi pengiriman berdasarkan tipe motor masing-masing pelanggan.

Drive-by-Wire dan Teknologi yang Bikin Publik Sabar Menunggu

TM-B memang bukan e-bike biasa. Sepeda listrik ini membawa sistem penggerak andalan bernama DreamRive, menggantikan hubungan mekanis antara pedal dan roda dengan sistem elektronik penuh. Tenaga kayuhan pedal diubah generator menjadi listrik, lalu motor di dekat roda belakang menggerakkan ban melalui sabuk.

Desainnya juga lain dari yang umum, memadukan garis antara sepeda listrik konvensional dan skuter listrik. Layar terintegrasi berukuran besar serta aksesori modular yang bisa ditukar menambah daya tariknya. Kombinasi fitur inilah yang membuat TM-B dinilai sebagai salah satu kendaraan listrik roda dua paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.

Sayangnya, teknologi yang ambisius sering membutuhkan waktu penyempurnaan lebih panjang. Pabrikan belum membeberkan penyebab pasti di balik mundurnya jadwal produksi. Namun, mereka mencoba meredam kekhawatiran dengan membagikan foto-foto motor yang tengah dirakit di pabrik kawasan Asia.

Progres Pabrik dan Tekad Menepati Janji

Dalam pembaruan yang sama, ALSO menyertakan dokumentasi visual proses produksi sebagai bukti bahwa motor benar-benar sedang dibuat. Langkah ini jarang dilakukan pabrikan saat menghadapi penundaan, tetapi setidaknya memberi gambaran nyata bahwa rantai produksi sudah berjalan.

Publik tetap menunggu konfirmasi yang lebih kuat dari sekadar foto di laman resmi. Sampai ada pengguna pertama yang menerima unit dan membagikan pengalamannya secara independen, label "sedang dikirim" masih menyisakan tanda tanya besar.

Chief Commercial Officer ALSO, Ben Steele, menutup suratnya kepada pelanggan dengan kalimat penuh keyakinan: "I'm confident your TM-B will be worth the wait." Kalimat itu mungkin sulit dipercaya bagi mereka yang sudah beberapa kali melihat tanggal pengiriman bergeser. Namun bagi penggemar teknologi e-bike, TM-B tetap layak diawasi sebagai motor listrik dengan pendekatan paling berani saat ini.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top