MATARAM — PLN UPK Lombok dan Polda NTB resmi memperpanjang komitmen pengamanan infrastruktur kelistrikan melalui pembaruan perjanjian kerja sama. Sinergi ini mencakup pengamanan kawasan pembangkit, pertukaran informasi, hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu pasokan listrik ke masyarakat.
General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, menegaskan bahwa pembangkit listrik merupakan rantai pasok energi yang strategis. Menurutnya, pengamanan tidak hanya soal melindungi aset negara, tetapi juga memastikan operasional tetap berjalan optimal.
"Pembangkit listrik merupakan bagian strategis dari rantai pasok energi kepada masyarakat. Karena itu, pengamanan objek vital nasional tidak hanya berbicara mengenai perlindungan terhadap aset, tetapi juga bagaimana memastikan operasional pembangkit tetap berjalan aman dan optimal sehingga PLN dapat terus menghadirkan listrik yang andal bagi pelanggan," ujar Rita.
Daya Mampu Pasok 412 MW, Beban Puncak Baru 79 MW
Sistem kelistrikan Lombok saat ini memiliki daya mampu pasok sebesar 412 MW. Adapun beban puncak yang tercatat baru mencapai 79 MW, sehingga ruang cadangan daya yang tersedia masih sangat besar.
Kondisi ini membuat PLN optimistis mampu mendukung keandalan pasokan listrik, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pelayanan publik, maupun aktivitas usaha di NTB. Keamanan infrastruktur menjadi faktor kunci agar kesiapan pembangkit tidak terganggu.
Koordinasi Intelijen dan Pemantauan Lingkungan Diperkuat
Manager PLN UPK Lombok, Doddy Rizqi, menyampaikan bahwa pembaruan kerja sama ini memperkuat koordinasi di lapangan. Fokus utamanya adalah menjaga lingkungan sekitar pembangkit tetap aman dan kondusif.
"Bagi PLN, pengamanan obvitnas bukan hanya tentang menjaga fasilitas dan aset, tetapi juga menjaga keberlangsungan layanan listrik kepada masyarakat. Ketika infrastruktur pembangkitan aman, insan PLN dapat bekerja lebih optimal dalam menjaga kesiapan pembangkit sehingga kebutuhan listrik pelanggan dapat terus kami dukung secara andal," kata Doddy.
Ruang lingkup kerja sama yang diperbarui meliputi pengamanan fisik kawasan obvitnas, pertukaran data intelijen, serta pemantauan kondisi lingkungan secara berkala. Langkah ini dinilai penting untuk membangun sistem perlindungan yang adaptif terhadap berbagai potensi risiko.
Apresiasi untuk Polda NTB
Rita Triani mengapresiasi dukungan kepolisian dalam menjaga fasilitas strategis negara. Ia menilai kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama menghadirkan layanan listrik yang berkelanjutan bagi warga NTB.
"Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Polda NTB dalam menjaga keamanan infrastruktur ketenagalistrikan. Sinergi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga fasilitas strategis negara sekaligus memastikan masyarakat dapat terus menikmati layanan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan," tambahnya.
PLN UIK Dwipantara merupakan unit yang bertugas mengendalikan operasi dan pemeliharaan pembangkit listrik PLN di seluruh Indonesia. Sinergi dengan aparat keamanan daerah menjadi bagian dari penerapan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan.