Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mencatat keberangkatan KM.Awu menuju Bima pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 23.59 WIB.
PELNI mengonfirmasi kapal akan transit di tiga pelabuhan sebelum tiba di Bima beberapa hari kemudian. Rute laut Surabaya-Bima kerap menjadi pilihan warga yang ingin membawa kendaraan atau barang dalam jumlah besar dibanding moda transportasi udara.
| Jam Berangkat | Kapal | Asal | Tujuan | Singgah | Perkiraan Tiba |
|---|---|---|---|---|---|
| 23.59 WIB | KM.AWU | Surabaya | Bima | 3 pelabuhan singgah | 8 Sep 2026, 06.00 WITA |
Supaya perjalanan dengan KM.Awu berjalan tanpa kendala, berikut yang sebaiknya disiapkan:
| No | Tips |
|---|---|
| 1 | Datang ke pelabuhan minimal 2-3 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in dan pemeriksaan tiket |
| 2 | Bawa dokumen identitas asli (KTP/KK) sesuai data pemesanan tiket |
| 3 | Siapkan obat anti-mabuk laut bila rentan mabuk perjalanan, terutama untuk rute lintas pulau yang panjang |
| 4 | Bawa jaket atau pakaian hangat karena suhu di dek kapal cenderung lebih dingin pada malam hari |
| 5 | Beli tiket melalui kanal resmi PELNI (loket, aplikasi, atau agen resmi) untuk menghindari calo |
Tiket kapal PELNI bisa dipesan lewat aplikasi PELNI Mobile, laman pelni.co.id, loket cabang PELNI, atau Contact Center 162. Proses pemesanan memerlukan data identitas sesuai KTP, pemilihan rute serta tanggal keberangkatan, dan pembayaran sesuai kelas kabin yang tersedia. Karena jadwal sewaktu-waktu bisa berubah, konfirmasi ulang lewat kanal resmi menjelang keberangkatan tetap dianjurkan.
Kapal laut memungkinkan penumpang membawa barang atau kendaraan dalam jumlah lebih besar dengan biaya relatif terjangkau.
Tiga kali persinggahan sebelum tiba di tujuan akhir.
Tidak harus; pemesanan bisa dilakukan online lewat aplikasi PELNI Mobile atau situs pelni.co.id tanpa perlu datang ke pelabuhan lebih dulu.
Ada kemungkinan tertinggal kapal karena proses check-in butuh waktu; lebih aman tiba di pelabuhan 2-3 jam sebelum jadwal.
Tergantung berat dan jenis barang; aturan bagasi mengikuti kebijakan resmi PELNI yang berlaku, sebaiknya ditanyakan saat pemesanan.