NUSA TENGGARA BARAT — NYFF ke-64 sendiri berlangsung 25 September hingga 12 Oktober. Fielder dan Oppenheim dijadwalkan hadir langsung dalam pemutaran tersebut.
You Can See Everything digarap secara rahasia selama empat tahun. Film ini merekam Holmes, pendiri Theranos yang divonis bersalah atas penipuan, di pekan-pekan menjelang masa tahanannya, lalu kembali dua tahun setelah ia menjalani hukuman penjara.
Holmes membuka pintu rumahnya untuk Fielder dan Oppenheim, membiarkan kamera merekam dirinya saat ia menyatakan dirinya tidak bersalah, ditemani pasangannya, Billy Evans.
Sebelum masuk NYFF, You Can See Everything sudah menggelar pemutaran perdana dunia secara mendadak di Telluride Film Festival. Kejutan ini menjadi salah satu momen yang paling dibicarakan di kalender festival musim gugur.
Holmes dikenal sebagai miliarder yang berubah menjadi terpidana penipuan lewat skandal Theranos. Perusahaan teknologi kesehatan yang ia dirikan pernah menjanjikan revolusi tes darah, sebelum terbongkar bahwa teknologinya tidak berjalan sesuai klaim.
NYFF sebelumnya sudah mengumumkan sejumlah judul untuk slot Spotlight. Club Kid garapan Jordan Firstman yang menjadi sensasi di Cannes dan The Debut, musikal terbaru Jesse Eisenberg setelah A Real Pain, keduanya akan tayang perdana di New York.
Festival ini juga menayangkan Fjord karya Cristian Mungiu yang dibintangi Renate Reinsve dan Sebastian Stan, peraih Palme d'Or di Cannes. Ada pula The Only Living Pickpocket in New York garapan Noah Segan dengan Turturro sebagai bintang.
Werner Herzog kembali ke NYFF lewat Bucking Fastard setelah premieredunia di Venice Film Festival. Ini menjadi penampilan pertamanya di festival tersebut sejak Fitzcarraldo menjadi film penutup pada 1982.
Daftar lainnya mencakup Edward Said: Between Worlds karya Maiken Baird setelah premieredunia di Toronto, Making Marie Antoinette garapan almarhumah Eleanor Coppola tentang di balik layar film Sofia Coppola tahun 2006, Joy of Joys dokumenter Jonathan Glazer soal rekaman album amal untuk anak-anak di zona konflik, dan Sixteen Moments of My Life karya Albert Serra.
NYFF 2026 juga akan menjadi tuan rumah premieredunia Godzilla Minus Zero sebagai Spotlight gala. Judul ini melengkapi daftar tayangan yang sudah diumumkan sebelumnya.
Masuknya You Can See Everything ke NYFF menegaskan posisi A24 dalam sirkuit festival musim gugur tahun ini. Dokumenter tentang figur kontroversial seperti Holmes kerap menjadi magnet perhatian kritikus dan penonton di ajang seperti Telluride dan New York.