NUSA TENGGARA BARAT — Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat VIVA Otomotif pada Jumat (11/9/2026) menunjukkan Atto 1 unggul 1.192 unit atas Gran Max Pick Up. Selisih itu terbilang lebar untuk persaingan di puncak tabel wholesales yang biasanya diisi model-model volume tinggi seperti Avanza dan Innova.
Dua EV di Enam Besar, Jaecoo J5 Ikut Menempel
Jaecoo J5 melengkapi dominasi kendaraan listrik di jajaran atas dengan 3.214 unit di posisi keenam. Artinya, dua EV murni masuk enam besar model dengan distribusi tertinggi sepanjang Agustus.
Di bawahnya masih ada Geely EX2 dengan 1.595 unit dan BYD M6 DM sebanyak 1.161 unit yang sama-sama bertahan di 20 besar. Kehadiran empat model listrik di daftar itu memberi gambaran bahwa penetrasi EV di pasar nasional tidak lagi terbatas pada segmen niche.
Peringkat Lengkap 10 Besar Wholesales Agustus 2026
- BYD Atto 1: 5.538 unit
- Daihatsu Gran Max Pick Up: 4.346 unit
- Toyota Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 3.504 unit
- Toyota Avanza: 3.442 unit
- Suzuki Carry Pick Up: 3.270 unit
- Jaecoo J5: 3.214 unit
- Toyota Calya: 3.001 unit
- Daihatsu Sigra: 2.746 unit
- Daihatsu Gran Max Blind Van dan Minibus: 2.316 unit
- Toyota Veloz Hybrid: 2.267 unit
Pasar Otomotif Nasional Naik 32,4 Persen
Wholesales nasional Agustus 2026 mencapai 81.756 unit, naik tipis 0,8 persen dari Juli yang berada di 81.115 unit. Perbandingan tahunan lebih tajam: melonjak 32,4 persen dari 61.771 unit pada Agustus 2025.
Dari sisi retail, penjualan dealer ke konsumen berada di kisaran 83.422–83.442 unit atau tumbuh sekitar 7,7 persen dibanding Juli. Angka retail yang lebih tinggi dari wholesales menandakan stok di diler terserap baik, bukan sekadar distribusi dari pabrik.
Kenapa Atto 1 Bisa Menyalip Gran Max
Atto 1 menyasar segmen city car listrik dengan harga yang bersaing di kelasnya. Kombinasi ukuran kompak, biaya operasional rendah, dan insentif EV dari pemerintah membuat model ini menarik bagi pembeli perkotaan yang sebelumnya melirik hatchback bensin.
Gran Max Pick Up sendiri tetap menjadi tulang punggung kendaraan niaga kecil. Posisinya di runner-up menunjukkan permintaan segmen komersial belum tergerus, meski kali ini harus mengakui keunggulan sebuah EV di puncak klasemen.
Yang perlu dicermati, capaian Atto 1 terjadi di tengah persaingan EV yang makin padat. Jaecoo J5 dan Geely EX2 yang sama-sama baru masuk pasar langsung menembus 20 besar, sinyal bahwa perang harga dan fitur di segmen listrik akan makin ketat pada sisa 2026.