Pencarian

Kremlin Buka Peluang Perundingan Tiga Pihak dengan AS-Ukraina, Belum Ada Jadwal Pasti

Selasa, 08 September 2026 • 07:03:01 WIB
Kremlin Buka Peluang Perundingan Tiga Pihak dengan AS-Ukraina, Belum Ada Jadwal Pasti
Rusia menyatakan tidak menutup kemungkinan perundingan trilateral dengan AS dan Ukraina, namun belum ada kepastian jadwal maupun lokasi.

NUSA TENGGARA BARAT — Pernyataan ini disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, Senin (8/9), menanggapi hasil kunjungan negosiator Washington Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Moskow dan Kyiv pada akhir pekan lalu. Rusia dan Ukraina terakhir kali duduk satu meja dalam perundingan yang dimediasi AS pada Februari lalu di Jenewa, namun gagal mencapai titik temu soal sengketa wilayah.

Usulan Baru dari Washington yang Disebut "Lebih Efektif"

Witkoff dan Kushner bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam upaya terbaru memecah kebuntuan diplomatik. Sumber senior di Kepresidenan Ukraina mengatakan kepada AFP bahwa kedua utusan AS itu membawa usulan yang "lebih efektif" untuk mengakhiri pertempuran, kendati tidak ada terobosan yang diumumkan baik oleh Moskow maupun Kyiv.

Rusia "tidak menutup kemungkinan dilanjutkannya kembali format trilateral, namun masih terlalu dini untuk membicarakan lokasi atau tanggal pastinya pada tahap ini," ujar Peskov.

Donbas Jadi Batu Sandungan Utama Perundingan

Pokok persoalan yang membuat negosiasi macet adalah status wilayah Donbas di Ukraina timur. Rusia menuntut area tersebut menjadi bagian dari penyelesaian damai apa pun, sementara Kyiv menolak melepas kedaulatan atas teritorinya yang tidak sepenuhnya dikuasai pasukan Moskow.

Kebuntuan ini terjadi di tengah pergeseran fokus Washington yang mulai tersedot pada konfrontasi dengan Iran. Padahal, perang di Ukraina telah menewaskan puluhan ribu tentara dan warga sipil sejak pecah pada 2022—menjadikannya konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Diplomasi yang Mandek Sejak Februari

Pertemuan di Jenewa pada Februari lalu menjadi babak terakhir negosiasi langsung antara perwakilan Rusia dan Ukraina. Sejak saat itu, saluran komunikasi trilateral praktis membeku, dan upaya mediasi yang dipimpin AS berjalan di tempat selama berbulan-bulan.

Kunjungan Witkoff dan Kushner pekan lalu dianggap sebagai sinyal bahwa Gedung Putih masih berupaya menghidupkan kembali proses perdamaian, meski tekanan domestik dan dinamika geopolitik kian kompleks. Kremlin sendiri belum memberikan indikasi apakah Putin bersedia kembali ke meja perundingan dalam waktu dekat.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks