Sekda NTB Abul Chair Minta Pemuda Ambil Peran Nyata Lawan Geng Motor dan Radikalisme

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:02:02 WIB
Sekda NTB Abul Chair menjadi pembina upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman kantor Dikpora NTB.

MATARAM — Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di NTB berlangsung khidmat di halaman kantor Dikpora NTB. Abul Chair bertindak sebagai pembina upacara, didampingi Kepala Dikpora NTB dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rangkaian kegiatan juga diisi pembacaan juara Piala Kepala Dikpora NTB tahun 2026.

Dalam amanatnya, Abul Chair menghubungkan semangat Sumpah Pemuda dengan cita-cita NTB makmur mendunia. Ia menilai cita-cita itu tidak akan tercapai tanpa keterlibatan langsung generasi muda.

Pemuda Diminta Bergerak, Bukan Menunggu

Abul Chair mengutip pesan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir soal pentingnya inisiatif anak muda. Menurutnya, kemajuan tidak akan datang jika pemuda hanya menunggu.

“Justru sebenarnya relevansinya bagi kita, bagi NTB, yang memang bercita-cita ingin segera maju, bergerak, dan lain sebagainya, dan itu harus dimulai dari pemudanya yang patriotik, yang gigih, dan berempati,” kata Abul Chair.

Ia menegaskan, pemuda perlu terus bergerak, berinovasi, dan memulai langkah sendiri. Pesan itu ia sampaikan sebagai pengingat bahwa harapan daerah bertumpu pada generasi penerus.

Geng Motor Jadi Tanggung Jawab Bersama

Menanggapi maraknya aksi geng motor, Abul Chair menolak menimpakan persoalan hanya pada orang tua. Lingkungan tempat tinggal, sekolah, hingga guru ikut memikul tanggung jawab yang sama.

“Jadi bukan cuma orang tuanya, tapi lingkungannya, sekolahnya, dan semua gitu ya, termasuk-termasuk gurunya dan lain sebagainya, dan tanggung jawab ini mulai kita tanamkan perlahan-lahan ke anak-anak kita. Betapa harapan negeri ini dititipkan kepada mereka,” tegasnya.

Ia menyebut penanaman nilai dan tanggung jawab kepada anak perlu dilakukan bertahap. Pendekatan itu dinilai lebih efektif ketimbang tindakan represif semata.

Dikpora NTB Latih Kepemimpinan dan Cegah Radikalisme

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB H. Tarmidzi menyatakan pihaknya tengah memfokuskan program pada pelatihan kepemimpinan pemuda. Sosialisasi bahaya radikalisme dan anarkisme juga berjalan lewat kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Densus 88.

“Saat sekarang, khusus di bidang kepemudaan sedang berfokus melatih kepemimpinan pemuda serta terus berupaya melaksanakan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme,” ungkap Tarmidzi.

Pelatihan kepemimpinan dinilai menjadi bekal awal bagi pemuda agar tidak mudah terpapar paham menyimpang. Dikpora NTB menyiapkan program lanjutan untuk memperluas jangkauan sosialisasi ke sekolah dan komunitas kepemudaan.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: ayolombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top