LOMBOK TENGAH — Kedatangan Rod Brazier disambut Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya. Keduanya meninjau langsung praktik kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan perguruan tinggi yang dijalankan melalui Program INOVASI.
SDN 1 Batujai dipilih sebagai lokasi proyek percontohan peningkatan hasil belajar murid. Fokus utamanya adalah kemampuan numerasi, salah satu kompetensi dasar yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak sekolah dasar di NTB.
Dalam kunjungan itu, Brazier menyempatkan diri masuk ke ruang kelas dan menyaksikan proses pembelajaran numerasi yang interaktif. Suasana kelas disebut semakin hidup ketika Dubes Australia turut bergabung dalam permainan numerasi bersama murid-murid kelas VI.
Setelah berinteraksi dengan para siswa, agenda berlanjut ke diskusi bersama jajaran guru serta dosen dari sejumlah Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di NTB. Forum itu membahas bagaimana kolaborasi lintas lembaga berjalan di lapangan.
Brazier menilai pendidikan sebagai investasi terbaik untuk membuka peluang bagi generasi muda. Menurutnya, pendidikan juga menjadi fondasi pembangunan jangka panjang.
"Melalui Program INOVASI, Australia terus mendukung penuh upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, serta praktik pendidikan yang inklusif agar setiap anak memiliki kesempatan belajar yang lebih baik," ujar Brazier, Selasa (3/11).
Dukungan Australia lewat INOVASI menyasar tiga area sekaligus: literasi, numerasi, dan praktik pendidikan inklusif. Kombinasi itu dinilai menentukan seberapa jauh anak-anak bisa menyerap materi di jenjang berikutnya.
Numerasi kerap tertinggal dibanding literasi di banyak daerah. Kolaborasi guru dan mahasiswa lewat LPTK menjadi salah satu cara mempercepat perbaikan tanpa harus menunggu pelatihan formal yang panjang.
Pemkab Lombok Tengah melalui Sekda Lalu Firman Wijaya mendampingi langsung peninjauan ini. Kehadiran pemerintah daerah menandakan program tersebut masuk dalam kerangka kerja bersama, bukan sekadar proyek donor yang berjalan sendiri.
Bagi warga Lombok Tengah, dampak yang diharapkan paling konkret adalah peningkatan hasil belajar murid di sekolah dasar. SDN 1 Batujai menjadi titik uji sebelum praktik serupa diperluas ke sekolah lain di NTB.