MATARAM — Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Bruce Brazier dalam agenda peluncuran sistem tersebut. Turut hadir Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan perangkat daerah, dan perwakilan Kedutaan Besar Australia.
Dashboard Eksekutif dirancang sebagai rujukan tunggal bagi pimpinan daerah untuk memantau kinerja seluruh dinas. Data yang tersaji memungkinkan pengambilan keputusan strategis tanpa menunggu penyerahan laporan manual.
Apa Isi Dashboard Eksekutif NTB Satu Data
Sistem digital itu terhubung dengan sepuluh program prioritas Pemerintah Provinsi NTB. Integrasi dilakukan melalui Program SKALA yang didukung Pemerintah Australia.
Gubernur Iqbal menyebut kolaborasi bersama Program SKALA berjalan baik. Menurutnya, pencegahan tumpang tindih program di lapangan dapat dilakukan sejak dini.
"Hal yang paling membahagiakan bagi saya adalah ketika menerima laporan bahwa program dan sistem yang dikembangkan melalui Program SKALA telah berhasil diorkestrasi dan dikolaborasikan dengan sangat baik bersama sepuluh program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat," ujar Iqbal.
Ia menekankan dashboard memberi pijakan awal bagi pengambilan keputusan. Data yang tampil, kata dia, tetap dapat diverifikasi dan diperdalam.
"Kehadiran Dashboard Eksekutif memberikan satu rujukan yang dapat dijadikan dasar dalam proses pengambilan keputusan. Meskipun data yang ditampilkan belum tentu seratus persen sempurna, setidaknya kita memiliki pijakan awal yang kemudian dapat diverifikasi dan diperdalam," jelasnya.
995 Dataset Dikelola, 825 Terkoneksi ke Kemendagri
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB Ahsanul Khalik menyebut portal daerah kini mengelola 995 dataset. Sebanyak 825 dataset di antaranya telah terkoneksi langsung ke Kementerian Dalam Negeri.
Integrasi data terus diperluas dengan merangkul hasil riset berbagai perguruan tinggi. Penyelarasan berskala nasional itu mempermudah evaluasi kinerja Pemprov NTB.
"NTB Satu Data merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam membangun kepercayaan publik. Bagaimana kita membangun perencanaan pembangunan yang lebih baik melalui data yang akurat dan dapat dipercaya oleh masyarakat," ungkap Ahsanul.
Menurutnya, pemantauan terpadu di layar dashboard memastikan evaluasi pelaksanaan program dapat dipantau setiap saat. Pimpinan daerah pun bisa merespons dinamika lapangan lebih cepat.
Dukungan Australia dan Pengamanan Data
Dubes Brazier menilai integrasi data sebagai langkah penting dalam menjalankan program pemerintah. Ia memuji inovasi Pemprov NTB dalam menciptakan tata kelola yang efisien.
"Ini langkah yang efektif dan bagus. Inovasi Pemerintah NTB dalam mengintegrasikan data menjadi langkah penting dalam menjalankan program pemerintah," ujarnya.
Pemerintah Australia menyatakan komitmen mendampingi NTB melalui kemitraan Program SKALA. Dukungan mencakup penguatan perencanaan pembangunan daerah hingga peningkatan mutu layanan dasar.
Direktur Implementasi Program SKALA Ted Weohau menegaskan pimpinan daerah kini bisa mengidentifikasi masalah pembangunan lebih responsif. Dashboard baru melengkapi Portal NTB Satu Data sebagai sarana pemantauan berkala.
Pemprov NTB juga menjalin kerja sama teknis dengan Badan Siber dan Sandi Negara untuk melindungi seluruh aset informasi. Gubernur Iqbal memastikan pengintegrasian dan penyempurnaan kualitas data akan terus ditingkatkan.