MATARAM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat gempa terjadi pukul 02.32.08 WITA. Episenter berada pada koordinat 8,48 derajat Lintang Selatan dan 115,87 derajat Bujur Timur.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan ST, MM, menyebut gempa tergolong dangkal. Menurutnya, guncangan dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di laut," jelas Sumawan.
Laporan warga dan peta guncangan BMKG menempatkan intensitas gempa pada skala II MMI di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Tengah. Pada skala itu, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dengan sensasi mirip truk yang sedang melintas.
Hingga pukul 03.00 WITA, monitoring BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan. Pemantauan aktivitas kegempaan disebut terus berjalan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan untuk mengantisipasi risiko lanjutan.
Informasi resmi soal aktivitas gempa hanya disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG yang terverifikasi. Warga di tiga wilayah terdampak getaran belum melaporkan kerusakan bangunan maupun korban.